Musyawarah Daerah IX MUI Kalbar berlangsung pada 10-12 Februari 2023 di Rumah Budaya Melayu, Kabupaten Mempawah. Berdasarkan hasil musyawarah itu telah ditetapkan Basri HAR, untuk kembali memimpin MUI Kalbar.
Ketua Umum MUI Kalbar K.H. M Basri HAR mengungkapkan tantangan MUI kedepan cukup berat. Karena itu peran MUI menjadi sangat penting dalam meningkatkan kualitas ummat terutama dalam menjalankan ajaran agama.
Dalam melaksanakan kegiatan, pengurus MUI masih banyak terdapat kendala. Misalnya sekretariat sampai saat ini masih berada di Masjid Raya Mujahidin. “Kedepannya kita berharap memiliki sekretariat sendiri yang representative,” kata Basri HAR. Begitu juga armada operasional. Selama ini, pengurus menggunakan kendaraan sendiri.
Pengurus MUI Kalbar memiliki Dewan Pertimbangan yang diketuai DR. K.H Syarif, MA dengan wakil ketua 10 orang. Sedangkan sekretaris dijabat DR. Reza Fahmi dengan wakil sekteris dua orang.
Sedangkan Dewan Pimpinan, Ketua Umum Basri HAR didampingi wakil ketua umum Prof. Dr. K.H Wajidi Sayadi, M.Ag, dan DR. K.H Saifuddin Herlambang MA, dengan 11 ketua. Sedangkan Sekretaris Umum dijabat Muhammad Sani, SH, M.A.P dibantu 11 orang sekretaris. Bendahara dipercayakan kepada H Didik Imam Wahyudi, SE, Ak, ME.
Kepengurusan MUI juga dilengkapi komisi-komisi yakni Komisi Fatwa, Ukhwah Islamiyah, Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Pendidikan dan Kaderisasi, Pengkajian dan Penelitian, Hukum dan Perundang-undangan, Pemberdayaan Ekonomi Ummat, Perempuan Remaja dan Keluarga, Informatika dan Komunikasi, Hubungan antarummat Beragama dan Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional.**
Editor : Salman Busrah