Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sutarmidji Raih The Best Governor 2023

Syahriani Siregar • Jumat, 12 Mei 2023 | 13:51 WIB
PENGHARGAAN: Gubernur Sutarmidji saat menerima trofi penghargaan The Best Governor 2023 dari Chairman Infobank Media Group Eko B Supriyanto di Royal Ambarrukmo, DIY, Kamis (11/5) sore. (BIRO ADPIM KALBAR FOR PONTIANAK POST)
PENGHARGAAN: Gubernur Sutarmidji saat menerima trofi penghargaan The Best Governor 2023 dari Chairman Infobank Media Group Eko B Supriyanto di Royal Ambarrukmo, DIY, Kamis (11/5) sore. (BIRO ADPIM KALBAR FOR PONTIANAK POST)
JOGJAKARTA - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meraih penghargaan prestisius tingkat nasional dengan menerima anugerah The Best Governor 2023 dari Infobank Media Group. Nama Sutarmidji menjadi salah satu dari enam gubernur yang meraih penghargaan serupa, sejajar dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan dua gubernur lainnya.

Adapun penghargaan The Best Governor 2023 in Financial Inclusion and Capitalize Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut diserahkan Chairman Infobank Media Group Eko B Supriyanto kepada Gubernur Sutarmidji pada Infobank-Top BUMD Forum 2023. Acara bertajuk, Visi Kepala Daerah Terhadap BUMD Sebagai Agen Pembangunan Daerah Yang Profesional, Menjauhkan BUMD dari Intervensi Politik Daerah itu digelar di Hotel Royal Ambarrukmo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (11/5).

Penghargaan kepada enam gubernur dari Infobank tersebut, diberikan karena telah dianggap berhasil, dan mampu mencatat prestasi dari hasil pengabdian kepada daerah atau provinsi yang dipimpin. Terutama pada pertumbuhan bank daerah di provinsi masing-masing. Selain Gubernur Sutarmidji, BPD Kalbar atau Bank Kalbar turut memperoleh penghargaan Top BUMD Awards 2023 Excellent for The Financial performance during September 2021-2022. Penghargaan itu diterima langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar Rokidi.

Usai seremonial pemberian penghargaan, acara kemudian berlanjut dengan forum literasi dan inklusi keuangan, yakni dialog bertajuk Visi Kepala Daerah terhadap BUMD sebagai Agen Pembangunan Daerah yang Profesional, Menjauhkan BUMD dari Intervensi Politik Daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sutarmidji menjadi salah satu pembicara dalam diskusi sesi pertama, bersama dengan dua pembicara lainnya yakni Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana. Acara dipandu oleh Deputy Editor in Chief Majalah Infobank Karnoto Mohamad.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Sutarmidji menyampaikan tentang penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam hal ini BPD Kalbar atau Bank Kalbar.

“Saya hanya menambah hal-hal lain yang berkaitan dengan kepala daerah membawa perbankan atau grup perusahaan daerah masuk ke ranah politik. Saya sejak jadi gubernur, saya evaluasi semua. Evaluasi kaitan dengan intervensi dalam kaitan politik. Itu tidak hanya dari kepala daerah, kadang jajaran perbankan itu yang mengajari kepala daerahnya,” ungkap dia.

Menurutnya, jajaran perbankan daerah yang mengajari kepala daerah untuk bersikap politis justru paling banyak terjadi. Itu dilakukan dengan tujuan agar bisa tetap dipertahankan dalam suatu jabatan, atau mendapat promosi. Padahal, Midji-sapaan karibnya, menilai jabatan harus diberikan secara objektif.

“Dia tidak mikir itu, kalau saya mengujinya, lihat kalau Non Performing Loan (NPL)-nya semakin meningkat, itu sudah tidak benar kerjanya,” ujarnya.

Belum lagi, lanjut dia, kepala daerah juga harus menghadapi kepentingan partai politik. Midji menceritakan ketika di awal jabatannya sebagai gubernur, saat itu ada dua direksi BPD yang habis masa jabatannya. Tak lama setelah itu, muncul masing-masing partai yang menitipkan Curriculum Vitae (CV) orang-orang tertentu agar diangkat menjadi direksi.

“Dan itu semuanya yang diajukan orang yang di dalam bank itu sendiri, kepala divisi dan sebagainya. Dia (orang dalam bank) sebenarnya bermain juga. Saya serahkan ke tim seleksi, apapun hasil seleksi (orang yang dititipkan CV-nya) jangan ada satu pun yang diluluskan,” tegasnya.

Karena itu, orang nomor satu di Kalbar itu berpesan kepada jajaran direksi dan komisaris Bank Kalbar agar selalu profesional dalam menjalankan tugas. Kemudian, terus melakukan inovasi untuk meraih kepercayaan masyarakat, serta bisa semakin berperan dalam membangun Kalbar.

“Hindari hal-hal yang melanggar aturan. Jangan pernah tunduk pada keinginan siapapun jika itu jelas salah dari sisi aturan. Jajaran direksi, divisi, dan lain-lain harus sejalan. Jangan ada yang melakukan intrik untuk meraih jabatan. Silakan tunjukkan performa kinerja yang baik, pasti akan mendapat promosi. Jaga Bank Kalbar, karena itu bank kite, milik kite,” pungkasnya.

Seperti diketahui, selain Gubernur Sutarmidji, enam gubernur peraih The Best Governor 2023 tersebut antara lain ada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk The Best Governor 2023 in Human Building & Create Leadership Within BPD. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kategori The Best Governor 2023 in Leading Sustainability, GCG, & Professionalism for BPD. Kemudian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai The Best Governor 2023 in Supporting GCG & Professionalism for BPD.

Selanjutnya ada Gubernur Bali I Wayan Koster untuk The Best Governor 2023 in Economic Turn Around by Maximizing BPD to Support SME Sector, lalu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebagai The Best Governor in Visionary Performance Growth to BPD. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#the best governor 2023 #BUMD Forum 2023 #sutarmidji #bpd