"Sebenarnya cara efektif untuk menghafal itu dengan bercerita, jadi kalau menghafal satu-satu itu cepat lupa, tetapi kalau membaca secara seksama kemudian nanti menghafalnya dengan cara bercerita pasti akan cepat diingat," kata Windy.
Windy juga menilai bahwa banyak sekali manfaat bagi anak ketika gemar membaca dan tentunya harus terus didampingi oleh orang tua atau guru di sekolah ketika mereka membaca literasi-literasi yang ada.
“Mereka (generasi muda) yang pertama mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih banyak dibanding dengan anak yang tidak suka membaca,” katanya.
Kemudian, ia menambahkan, akan memunculkan rasa keingintahuan lebih dalam lagi tentang apa yang dibaca pada saat itu dan tentunya dapat menumbuhkembangkan daya ingat dan daya kreativitas seorang anak ketika kita mulai sedini mungkin mengajarkan mereka untuk gemar membaca.
Windy menyampaikan, Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani tentunya sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat ini dalam mengasah kemampuan anak - anak yang ada di Kalimantan Barat.
"Pada saat ini diikuti 10 kabupaten/kota di Kalimantan Barat dan tentunya kami berharap lebih banyak lagi kabupaten/kota yang belum ikut pada tahun ini untuk mempersiapkan diri dari sekarang agar bisa mengikuti di tahun depan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dengan adanya perlombaan ini tentunya kita bisa melatih anak-anak untuk lebih berkreatifitas dan melatih dirinya untuk mempersiapkan dirinya lebih terampil dan lebih berinovasi untuk menjadi seorang generasi muda yang memang sangat ditunggu-tunggu untuk pembangunan di Kalimantan Barat.
Kemudian untuk upaya yang akan dilakukan tentunya bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat yaitu salah satunya kegiatan lomba bercerita dan nantinya ada kegiatan yang mengikutsertakan anak-anak generasi muda dalam memotivasinya untuk membaca. (mse) Editor : Syahriani Siregar