PONTIANAK - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tanjungpura memberikan hibah dua unit mesin produksi, yaitu teknologi tepat guna (TTG) mesin pengupas sabut buah pinang dan mesin arang briket kepada Kelompok Tani Simpang Jaya I, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Tim yang diketuai Prof. Dr. Ir. Gusti Hardiansyah, M.Sc., QAM., IPU dari Fakultas Kehutanan dengan anggota Dr Muhammaf Fahmi, SE, MM, Ak.CA, CPA, CRBC, CRGP. dari Fakultas Ekonomi, dan Tri Wahyudi, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik ini mengangkat judul tema PKM “Pemberdayaan Ekonomi Petani Pinang Kelompok Simpang Jaya I Dusun Cempaka Putih
Melalui Peningkatan Kapasitas Teknologi Pasca Panen Buah Pinang.”
Kedua mesin tersebut diproduksi secara mandiri di Laboratorium Manufaktur Program Studi
Teknik Industri Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura yang diketuai
oleh Ivan Sujana, ST, MT, IPM.
Gusti Hardiansyah mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berhenti kepada pemberian hibah TTG Mesin Produksi tersebut saja, tetapi juga sekaligus memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan hasil perkebunan produk unggulan masyarakat, yaitu buah pinang.
Pelatihan yang diberikan adalah pemanfaatan mesin pengupas sabut buah pinang yang sebelumnya pengupasan dilakukan secara manual menggunakan palu dan tanggegep/kakatua/catut/stanley dimana membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Saat ini kelompok tani mampu mengoperasikan alat pengupas buah pinang dengan sangat baik. Harapannya adalah petani mampu meningkatkan kapasitas dan kecepatan produksi buah pinang," katanya.
Kegiatan kedua yang dilakukan terkait pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan penerapan TTG mesin cetak arang briket dari sabut dan arang buah pinang. Alat pencetak arang briket berkapasitas 15 kg/jam, yaitu berupa alat pencetak bahan baku arang dari limbah sabut buah pinang menjadi produk arang briket dengan sistem penggerak hydraulic pump.
"Produk teknologi berupa alat pencetak arang briket dari limbah sabut buah pinang ini dirancang bangun sedemikian rupa agar mitra Kelompok Simpang Jaya 1 dapat memanfaatkan dan mengolah limbah sabut buah pinang menjadi produk yang memiliki nilai tambah bagi mitra," kata Gusti Hardiansyah.
Ketua Kelompok Tani Simpang Jaya I M Amin Dalek bersyukur dan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan LPPKM Universitas Tanjungpura.
"Harapan kami kegiatan ini dapat berkelanjutan dimana kami sangat-sangat terbuka terhadap bantuan teknologi dari Universitas Tanjungpura,” katanya. (r/ser)
Editor : Syahriani Siregar