Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Alumni Desak Revitalisasi Bangunan SMAN 7 yang Rusak

Syahriani Siregar • Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:58 WIB
Plafon SMAN 7 Pontianak yang mengalami kerusakan.
Plafon SMAN 7 Pontianak yang mengalami kerusakan.

PONTIANAK - Kondisi beberapa bangunan di SMA Negeri 7 Pontianak sangat memprihatinkan. Bahkan akibat hujan deras lalu, mengakibatkan plafonnya ambruk.

Beberapa ruangan belajar, ketika hujan juga bocor sehingga tak bisa digunakan buat proses belajar mengajar.

Satu ruang dindingnya retak sehingga terpisah dengan bangunan di bagian kiri dan kanannya.

Wakil Kepala SMA Negeri 7 Pontianak, Dina membenarkan, kondisi salah satu sekolah favorit pilihan pelajar Pontianak ini, di beberapa ruangan kelas dindingnya mengalami pergerakan, sehingga mengakibatkan dinding tersebut terpisah antara dinding bagian kiri dan bagian kanan. 

Beberapa waktu lalu saat hujan turun deras, plafon sekolah ambruk. Memang, kata dia, sekarang sudah diperbaiki, namun kondisi sekolah ini tak bisa dibiarkan.

Mesti direvitalisasi total, sebab bangunan ini sudah lama.

Ketika hujan ada ruang kelas yang bocor. Sehingga kelas tersebut tak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.

Harapannya SMAN 7 Pontianak bisa direvitalisasi total. Sebab jumlah siswa cukup banyak.

Untuk total rombel capai 25 kelas, dengan jumlah guru kurang lebih 40 orang, baik PNS dan tenaga honor.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat dapat memperbaiki kondisi bangunan sekolah yang rusak ini.

Hal itu dikatakannya usai melihat langsung kondisi sekolah terkait koordinasi pelaksanaan reuni akbar 50 tahun sekolah ini.

Dia mengatakan, pemerintah telah melakukan banyak revitalisasi sekolah. Namun SMAN 7 Pontianak masih belum menjadi perhatian. Harusnya sekolah yang sudah berdiri puluhan tahun ini, mesti diperhatikan.

Mengingat jumlah muridnya banyak, kemudian bangunan yang makin tua, sangat rentan rusak. Seperti salah satu ruang kelas, jika hujan turun deras, atapnya bocor sehingga tak bisa digunakan buat proses pembelajaran.

"Saya berharap secara khusus dianggarkan untuk pembenahannya," katanya.

Iwan, alumni SMAN 7 Pontianak berharap, revitalisasi sekolah bisa dilakukan total. Mengingat sejarah sekolah ini telah melahirkan banyak sumber daya manusia.

Saat ia masih bersekolah, SMAN 7 menjadi salah satu SMA favorit, selain SMAN 1, dan SMAN 3.

"SMA 7 menjadi incaran. Mereka berlomba untuk bisa masuk di sini," ujarnya.

Harusnya bangunan SMAN 7 diperbaiki. Apalagi di depan SMAN 7 Pontianak kini berdiri megah SMTI, sekolah yang dibina langsung di bawah Kementerian Perindustrian.

"Dulu antara SMAN 7 dan SMTI bangunannya sama. Tapi sekarang dari sisi bangunan SMTI jauh lebih besar dan bagus. Harusnya Pemprov Kalbar melihat ini," katanya.

Dia berharap, SMAN 7 dapat dirombak total. Selain sudah banyak mencetak SDM andal, ketika bangunannya kokoh akan membuat para pelajar nyaman dan aman ketika belajar.

"Kalau bangunan rusak apalagi pondasi tak kuat, inikan akan membahayakan para siswa," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Rita Astarita mengatakan, revitalisasi SMAN 7 Pontianak akan dilakukan di tahun depan.

"SMAN 7 ini termasuk SMA yang akan direvitalisasi. Itu memang bangunan sudah lama dan memang jadi perhatian kami (Diknas Provinsi Kalbar)," katanya.

Makanya di tahun ini tidak dilakukan rehab pada bangunan SMAN 7 Pontianak. Sebab jika direhab tahun ini, kemudian di tahun depan dilakulan revitalisasi akan sayang pada bangunan yang baru dibangun itu. 

Dari pengecekan pihaknya, ada lima ruang kelas yang rusak. Tetapi untuk lebih detailnya nanti akan ada tim konsultan perencanaan melakukan pengecekan detailnya.

"Untuk anggarannya kami alokasilan Rp2 miliar," katanya. (iza)

 

Editor : Syahriani Siregar
#SMAN 7 #bangunan #revitalisasi #alumni