Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tambah Fasilitas Pendidikan, Pemprov Kalbar Kucurkan Dana Rp18,8 Miliar untuk Dua Daerah

Syahriani Siregar • Jumat, 24 November 2023 | 15:53 WIB
Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita saat mendampingi Pj Gubernur Harisson meninjau SMAN 1 Bengkayang, Senin (20/11) lalu.
Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita saat mendampingi Pj Gubernur Harisson meninjau SMAN 1 Bengkayang, Senin (20/11) lalu.

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen menambah fasilitas pendidikan di sejumlah daerah.

Termasuk di Kabupaten Bengkayang dan Sambas, yang tahun ini dikucurkan anggaran mencapai Rp18,8 miliar untuk dua daerah tersebut. 

Seperti disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar Rita Hastarita, bahwa progres pembangunan, rehabilitasi, serta penambahan ruang kelas di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Bengkayang, dan Sambas berjalan lancar.

Hal itu disampaikan saat dirinya turut mendampingi kunjungan kerja (kunker) Penjabat (Pj) Gubernur Harisson di dua kabupaten tersebut, pada 19-21 November 2023. 

Rita menjelaskan, untuk Kabupaten Bengkayang, tahun ini ada delapan paket pekerjaan dari Disdikbud Kalbar dengan nilai total sebesar Rp9,6 miliar.

Yakni terdiri dari pembangunan unit Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri baru di Kecamatan Siding, kemudian rehabilitasi SMA Negeri di Seluas, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jagoi Babang, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Adil Ka Talino. 

Selain itu, SMK Negeri 3 Bengkayang juga dilakukan rehabilitasi, dan penambahan ruang kelas. Lalu SMK Negeri 1 Bengkayang dilakukan penambahan tiga ruang kelas.

“Kemudian kegiatan-kegiatan lain menyusul tahun depan (2024), ini Rp9,6 miliar khusus untuk tahun ini. Progresnya berjalan lancar, Insyaallah akhir tahun ini sudah rampung semua, targetnya,” ungkap Rita. 

Sementara untuk di Kabupaten Sambas, Rita mengatakan ada empat paket pekerjaan dengan total sebesar Rp9,2 miliar. Terdiri dari, rehabilitasi SMA Negeri 2 Seluas, SMK Negeri Teluk Keramat, dan SMA Negeri 2 Sambas juga dilakukan rehabilitasi, penambahan ruang kelas, dan ruang praktik. 

Selain itu ada pembangunan satu unit sekolah baru, yaitu SMA Negeri Tangaran. Juga ada rehabilitasi, penambahan ruang kelas, dan ruang praktik di SMK Negeri 1 Jawai.

Dan yang terakhir di SMK Negeri Unggulan Sambas dibangun satu fasilitas berupa aula.

“Jadi total Rp9,2 miliar itu untuk empat paket pekerjaan. Targetnya sama, tahun ini selesai semua di dua kabupaten itu,” katanya.  

Rita memastikan pembangunan, rehabilitasi, serta penambahan ruang kelas akan terus berlanjut di tahun depan.

Khusus untuk sekolah-sekolah baru yang dibangun tahun ini, di tahun depan tentu akan dilakukan penambahan ruang kelas.

“Untuk tahun depan, yang dibangun tahun ini, unit sekolah baru, kami lanjutkan lagi, kami tambahkan lagi Rp2 miliar (per sekolah). Kami mau tuntaskan dulu, sama kami lihat potensi, jumlah peserta didik, dan penambahan ruang praktik. Kalau untuk rehab tetap dilanjutkan lagi tahun depan, mana yang prioritas kami jabarkan di tahun berikutnya (2024),” pungkasnya. (bar)

Editor : Syahriani Siregar
#bengkayang #fasilitas pendidikan #Disdikbud #sambas #pemprov kalbar