Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

KPU Kota Pontianak Pastikan Gudang Penyimpanan Kotak Suara Bebas dari Banjir

Syahriani Siregar • Selasa, 28 November 2023 | 12:53 WIB
Ilustrasi kotak suara.
Ilustrasi kotak suara.

PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak memastikan gudang tempat penyimpanan kotak suara bebas dari ancaman banjir.

KPU juga sudah menyiapkan alas untuk penyimpanan kotak suara atau palet yang lebih tinggi mengantisipasi banjir.

Seperti diketahui kerap terjadi pasang air laut di Kota Pontianak sehingga dikhawatirkan pada penyimpanan kotak suara.

"Kami sudah menyiapkan pallet untuk alas penyimpanan kotak suara. Letak pallet kami tinggikan 15 centimeter dari ketinggian lantai untuk mengantisipasi banjir," kata Ketua KPU Kota Pontianak, Deni Nuliadi di Pontianak, kemarin.

Deni menjelaskan pemilihan gudang penyimpanan kotak suara juga sudah dikaji terkait dengan ancaman banjir. Diketahui kawasan tersebut memang terbebas dari banjir.

"Saat kami memilih gudang kami pelajari track record-nya. Dalam sekian tahun terakhir, apakah pernah banjir atau tidak. Kami sudah cek, dan kesaksian para penyewa terdekat daerah itu memang tidak pernah terjadi banjir," ungkap Deni.

Namun, kata Deni, tetap mengantisipasi. Salah satunya melalui satuan pengamanan internal untuk rutin melakukan pengecekan ketinggian air sungai.

Selain itu memantau informasi kondisi pasang air laut di situs maupun media sosial BMKG.

"Jadi satuan pengamanan internal rutin mengecek tinggi air sungai dan dilakukan secara berkala saat musim pasang air laut dan musim hujan," terang Deni.

Dilanjutkan Deni pemantauan juga dilakukan pada saluran air agar tidak mampet. Pihaknya khawatir jika mampet disaat hujan deras, air parit penuh dna kemudian menyebabkan banjir.

"Sehingga selalu kami pantau dan alhamdulillah gudang masih aman," imbuh Deni.

Deni juga menjelaskan jika pihaknya saat ini sudah melakukan perakitan kotak suara. Jumlah yang sudah dirakit dua ribuan kotak suara dari jumlah total sebanyak 10.550 unit.

Jumlah itu yang akan didistribusikan 2.110 tempat pemungutan suara.

"Memang waktu pemungutan suara masih lama. Begitu juga waktu distribusi tapi harus mengoptimalkan waktu agar semua pengelolaan logistik bisa terlaksana," terang Deni.

Target perakitan kotak suara ini selesai dalam sepuluh hari. Namun Deni optimis waktu penyelesaiannya lebih cepat. Kondisi ini dilihat dari jumlah kotak suara yang bisa dirakit petugas dalam satu hari.

Petugas, kata Deni, ditargetkan mampu merakit 1.000 kotak suara dalam satu hari. Deni juga memastikan tidak ada kotak suara yang rusak saat dilakukan perakitan.

"Hari pertama saja ditargetkan 1.000 kotak suara yang bisa dirakit tetapi petugas bisa merakit sampai 1.300 kotak suara. Itu hanya sampel dari perakitan," terang Deni.

"Beberapa hari lalu kami melibatkan 10 orang untuk merakit kotak suara. Kemudian kami tambah menjadi 20 orang untuk merakit kotak suara," tambah Deni.

Sementara itu logistik yang sudah datang ke KPU Kota Pontianak yakni kotak suara, bilik suara, segel plastik, segel kertas dan tinta.

Logistik lainnya, kata Deni, masih dalam proses di penyedia dan dalam waktu dekat akan dikirim ke Pontianak. Sedangkan untuk surat suara, masternya sudah diserahkan ke penyedia. (mse)

Editor : Syahriani Siregar
#gudang #kotak suara #gudang penyimpanan #banjir #KPU PONTIANAK