ASISTEN Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Suyadi Pawiro, berharap atlet-atlet dari Kalbar nantinya juga dapat berkontribusi di tingkat nasional.
Ungkapan tersebut disampaikan dia saat menghadiri pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) VI Kalbar Tahun 2023 di Gedung Olahraga (GOR) Pangsuma, Senin (27/11) malam lalu.
“Kalau di ASEAN Games kemarin baru satu yang memperoleh medali perunggu dari Kalbar, tentu saja dua atau tiga tahun ke depan kita makin percaya diri bahwa Kalbar akan menyumbangkan banyak atlet yang bisa berprestasi di kompetisi ASEAN Games, dan Sea Games,” harapnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan dengan digelarnya Peparprov, merupakan langkah awal untuk atlet disabilitas menuju tangga-tangga juara di tingkat nasional.
“Kami mendorong masyarakat jika ada anak disabilitas jangan malu, tidak perlu lagi punya perasaan kekurangan, karena pemerintah memiliki solusi dari segi penghargaan, dan bonus menempatkan posisi yang sama,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kalimantan Barat Windy Prihastari membuka Peparprov VI Kalbar Tahun 2023 tersebut.
Seremoni pembukaan event olahraga tersebut ditandai dengan pemukulan gong, serta dimeriahkan dengan beberapa hiburan seperti tarian, dan nyanyian.
Juga ada penampilan dari beberapa atlet dari National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kalbar yang menunjukkan kemampuan dalam berolahraga.
Selain itu, Windy juga menyapa defile para atlet disabilitas dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar yang akan berlomba.
Di mana total ada sebanyak 1.422 atlet mengikuti perhelatan event olahraga disabilitas yang diadakan 4 tahunan itu.
Adapun cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan antara lain, para atletik, para angkat berat, boccia, boche, para tenis meja, para panahan, para renang, paracycling, para e-Sport, dan para badminton.
Dalam kesempatan itu, Windy menyampaikan apresiasinya kepada Kemenpora yang telah ikut mendukung pengembangan olahraga di Kalbar. Termasuk untuk para atlet disabilitas yang tergabung di dalam NPCI Kalbar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menpora yang telah mendukung pengembangan olahraga di Kalbar.
Dengan hadirnya Bapak Asisten Deputi Olahraga Masyarakat malam ini, menambah semangat kami semua dalam pelaksanaan pengembangan olahraga di masyarakat, khususnya pada pembukaan Peparprov Kalbar kali ini,” ungkapnya.
Dalam pengembangan olahraga di Kalbar, Windy menjelaskan, perlu adanya kerjasama antarorganisasi keolahragaan. Baik itu untuk atlet berprestasi, atlet disabilitas, maupun atlet-atlet lainnya.
“Tentunya Pemerintah Provinsi melalui Disporapar sangat mendukung setiap pengembangan olahraga di Kalbar.
Kita tunjukkan dengan adanya dukungan baik dari anggaran yaitu adanya hibah yang kita berikan kepada KORMI, KONI, dan NPCI Kalbar.
Dalam pengembangan olahraga memang tidak bisa sendiri tetapi perlu bersama dengan mitra-mitra terkait,” ujarnya. (bar/r)
Editor : A'an