PONTIANAK - Tangki penampungan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 64-78103, Jalan KH Achmad Dahlan, Kecamatan Pontianak Kota meledak, Senin (18/12), sekitar pukul 12.00 wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Salah seorang saksi mata, Ferianto mengutarakan, insiden tersebut terjadi saat mobil tangki Pertamina dengan muatan 16 ribu liter BBM tengah melakukan pengisian ke tangki penampung di SPBU. Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan keras disertai percikan api.
“Sekitar pukul 12 siang kejadiannya. Saya sama teman-teman lagi di dalam warkop sebelah SPBU, terus tiba-tiba ada suara ledakan,” katanya.
Mendengar suara ledakan tersebut, para pengunjung warung kopi terkejut dan bergegas keluar untuk melihat asal suara. Warga melihat semburan api dari titik pemindahan bahan bakar. Saat itu, kondisi SPBU tengah sepi.
“Ada semburan api. Kami kira awalnya gas dari dapur warkop, ternyata bukan. Di sebelah (SPBU) sudah pada menyemprotkan APAR (alat pemadam api ringan) semua,” jelasnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi tak terkecuali beberapa petugas pengisian BBM pun segera menjauhi tempat kejadian.
Mereka khawatir ledakan yang terjadi memicu ledakan yang lebih besar.
“Pada panik. Yang di warkop keluar semua. Pas memang itu tadi lagi mengisi minyak dari mobil tangki ke tangki penimbunan. SPBU itu langsung ditutup sebentar,” jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Dijah, penjaga warung kopi. Saat itu dirinya sedang berada di dapur, yang jaraknya sekitar tiga meter dari sumber ledakan.
“Awalnya saya pikir ledakan tabung gas. Ternyata ledakan itu bersumber dari SPBU,” katanya.
Dijah juga menyebutkan, tangki penampungan BBM mengeluarkan api.
Sementara itu, petugas pengawas lapangan SPBU, Mahadi mengatakan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terkait peristiwa ini.
Menurutnya, ledakan terjadi setelah adanya percikan api di sekitar lokasi timbun minyak saat pemindahan BBM dari mobil tangki.
“Ada percikan api dulu. Terus gas dari saat pemindahan itu tersulut. Mungkin itulah yang membuat adanya ledakan. Kami sedang periksa juga kejadian ini,” katanya.
Dia menjelaskan, kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu bahkan terjadi kebakaran kecil ketika dilakukan pengisian tangki penimbunan BBM tersebut. Ditengarai peristiwa itu akibat adanya sambaran petir.
“Mungkin saat itu grounding petir kami kurang kuat. Dua kali jadinya, sama ini kejadian serupa. Saat itu terbakar. Sama juga saat memindahkan minyak,” ujarnya.
Mahadi mengutarakan, peristiwa ini tidak berdampak pada operasional SPBU tersebut.
Meski sempat ditutup, namun kondisi sudah relatif kondusif. Pembelian bahan bakar juga sudah berjalan normal.
“Insyaallah sudah aman. Kalau tadi tidak cepat ditangani ya bisa habis juga. Tidak ada korban juga. Petugas aman saja. Tapi memang sempat mengamankan diri,” pungkasnya. (arf)
Editor : Syahriani SiregarSumber : Pontianak Post