PONTIANAK- Empat pekan menjelang digelarnya pesta demokrasi, sebuah gerakan mengajak warga Sambas untuk ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) muncul. Meski ajakan tersebut terlihat umum, namun ada sebuah pesan tersirat yang dihembuskan oleh pencetusnya, seorang warga Sambas.
Heri Permana, seorang warga Sambas kelahiran Semparuk mendadak viral karena aksinya. Heri memasang puluhan spanduk di sepanjang ruas jalan di Sambas, jika selintas, spanduk ini merupakan spanduk biasa pada umumnya yang mengajak warga pergi ke TPS saat hari H pemilu digelar pada 14 Februari mendatang.
Namun, ada kalimat yang menyiratkan sebuah pesan tersembunyi dibalik kalimat berbahasa Sambas 'Bile agik biak Sambas nak ke Senayan?, 2024 itoklah saatnye'
Kalimat tersebut merupakan kepedulian sekaligus kegelisahan Heri Permana atas tidak adanya keterwakilan masyarakat Sambas di Senayan.
"Jumlah DPT di Sambas mencapai 458 ribu pemilih, nomor dua terbanyak setelah Pontianak. Namun disayangkan tak ada keterwakilan masyarakat Sambas di DPR RI di Senayan," kata Heri bersemangat.
"Bahkan, ada kabupaten yang jumlah DPTnya 250 ribu pemilih, mempunyai dua wakil di DPR RI," lanjut Heri.
Atas keprihatinan ini lah Heri menginisiasi sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat Sambas pergi ke TPS saat pemilu nanti. Dia berharap, minimal aksinya ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Sambas.
"Gerakan ini murni independen dari saya pribadi, tak ada partai maupun orang di belakang saya. Semuanya terlintas karena kepedulian saya terhadap kemajuan dan pembangunan Kabupaten Sambas ke depan. Ayo masyarakat Sambas, kita penuhi TPS di tanggal 14 Februari nanti," tutup Heri. **
Editor : Shando Safela