PUNCAK peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) berlangsung semarak digelar di Halaman Kantor Gubernur, Senin (29/1).
Upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson itu berjalan dengan penuh khidmat.
Upacara tersebut dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai lapisan, yang ikut memeriahkan peringatan HUT Pemprov. Sejumlah tamu, dan peserta upacara, masing-masing mengenakan baju adat yang beragam. Mencerminkan keharmonisan Kalbar di tengah keberagaman.
Tak terkecuali Pj Gubernur Harisson bersama Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari yang juga mengenakan baju tenun ikat khas Sintang dengan pewarna alam. Bahan katun dengan motif pupuk berapung yang dikenakan keduanya menggunakan pewarnaan engkerebang (psychotria megacoma).
Adapun peringatan HUT Pemprov tahun ini mengusung tagline, Kalbar Melaju Aman, danKondusif. Makna itu tercermin dari logo HUT ke-67 yang memiliki unsur power of green dengan ciri khas warna hijau secara umum melambangkan alam, lingkungan, dan kehidupan, serta kesuburan khususnya di Kalbar.
Lalu unsur hope yang merupakan perpaduan dua warna kuning, dan merah yang berarti harapan, dan energi. Kemudian the value of enggang beak, selain menjadi ciri khas pulau Kalimantan khususnya Kalbar, pariah enggang memiliki arti semakin ujung semakin tajam. Menjadikan semangat, dan pencapaian Pemprov yang semakin meningkat tajam.
Kemudian juga ada unsur the curved yang merupakan aksen lingkungan. Memberikan makna kekuatan, kedinamisan, serta kemengahan yang selama ini selalu dilakukan oleh Pemprov.
Selanjutnya rimba budaya melambangkan adanya aksen dedaunan, akar, dan alam memberikan ciri khas makna rimba budaya bagi Pemprov, dengan selalu memperhatikan keindahan alam.
Kalbar Melaju, Aman, dan Kondusif sebuah tagline yang bermakna besar dalam menyambut 2024 yang penuh dengan semangat.
Untuk menjadikan Kalbar semakin melaju, aman, dan tentunya kondusif, terkhusus menyambut tahun politik di 2024 ini.
Serangkaian kegiatan pun mengisi puncak peringatan HUT ke-67 Pemprov. Diantaranya penyerahan tanda kehormatan satya lencana karya satya. Lalu penandatangan prasasti peresmian sejumlah proyek pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Diantaranya peresmian rumah singgah, serta pusat pendidikan, pelatihan dan penelitian milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso. Lalu peresmian pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tangaran, dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Terentang.
Juga ada peresmian pembangunan dermaga pelabuhan perikanan Sukabangun di Kabupaten Ketapang. Serta dalam momentum tersebut, turut diluncurkan biografi Dokter Raden Rubini Natawisastra.
Dalam momentum puncak peringatan HUT Pemprov tahun ini juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara TP-PKK Kalbar bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kalbar. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari dengan Kepala Dinas Perkim Kalbar Yosafat Triadhi Andjioe dengan disaksikan Pj Gubernur Harisson.
Pada kesempatan itu Pj Gubernur Harisson juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan apresiasi kepada berbagai pihak. Diantaranya orang nomor satu di Kalbar itu menyerahkan penghargaan kepada Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari atas pencatatan hak cipta inovasi Sinita Penjaga Ibujari.
Yakni program sinergitas organisasi wanita dalam peningkatan pengetahuan gizi keluarga, ibu dan remaja putri yang memperoleh Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
Dengan diterimanya sertifikat HAKI tersebut, selain menambah kekayaan intelektual di bidang inovasi Kalbar, juga merupakan komitmen organisasi wanita di provinsi ini.
Terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan gizi keluarga, gizi anak, dan remaja putri di masing masing lingkungan organisasi wanita.
Inovasi Sintia Penjaga Ibu Jari merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TP-PKK bersama istri Forkopimda dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di Kalbar.
Peringatan HUT ke-67 Pemprov juga semakin semarak dengan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kalbar. Serta para kepala daerah dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Sejumlah tokoh Kalbar juga tampak hadir, diantaranya Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar periode 2018-2023 Ria Norsan, dan juga Wagub Kalbar periode 2008-2018 Christiandy Sanjaya. (*)
Editor : A'an