Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya tersebut yakni, Dr. Hadi Santoso, SE, MM, sebagai Rektor UWDP periode 2024-2028, Genrawan Hoendarto, ST. M. Kom sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Penjamin Mutu dan Kerjasama, serta Dr. E. Maran, SE,MM selaku Wakil Rektor Bidang Non Akademik, Kemahasiswaan, Sarana dan Prasarana.
Selain itu, dua Dekan turut dilantik dan diambil sumpahnya. Kedua adalah Dr. M. Lianto, S. Ag, MM, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Digital UWDP periode 2024-202, serta Paskalia Kartini, ST. MT sebagai Dekan Fakultas Teknologi Informasi.
Ketua Yayasan Widya Dharma Pontianak, Widjaja Tandra, dalam sambutannya menyatakan, tour of duty atau tour of job merupakan kebutuhan pengembangan suatu organisasi, yakni wahana memelihara dinamika gerak maju menuju ke tataran yang lebih kualitatif, sekaligus untuk evaluasi misi dan tugas yang telah dijalankan. Untuk itu, pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dan lumrah bagi kelangsungan suatu lembaga perguruan tinggi ataupun organisasi.
"Kepada pejabat purna tugas yang tidak terpilih kembali, saya atas nama yayasan menyampaikan terima kasih dan penghargaan setingginya atas partisipasi, dedikasi dan pengabdiannya ikut berperan membangun mengembangkan Universitas Widya Dharma Pontianak," tuturnya.
Dirinya juga mengucapkan selamat bertugas dan bertanggung jawab atas amanah yang diemban oleh pejabat baru dan yang terpilih kembali sebagai pejabat UWDP.
Sebagaimana misi utama Universitas Widya Dharma Pontianak adalah mencetak dan membentuk pribadi manusia yang integral, utuh, serta bertaqwa ke Tuhan YME. Karena itu dirinya berpesan agar UWDP tidak hanya mencetak generasi yang mengejar intelektualitas atau nilai nilai akademis semata-mata, melainkan juga dididik menjadi manusia yang berbudi pekerti baik, dimana dosen dan peserta didik wajib menjaga dan mengutamakan kedisiplinan, serta hidup jujur.
"Semua warga UWDP hendaknya menghargai sesama yang berbeda suku dan agama, jangan merasa diri senior lantas minta perlakuan khusus yang diluar kepantasan," imbuhnya.
Hadi Santoso melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2024-2028, setelah sebelumnya memimpin perguruan tinggi ini di periode sebelumnya, yakni 2020-2024. Pada periode sebelumnya, ia mengungkapkan perkembangan UWDP sempat terhambat karena Covid-19.
“Setelah pandemi selesai dan kembali berjalan normal, tentu kita berharap perguruan tinggi ini bisa berkembang lebih baik,” tuturnya.
Pada periode ini, pihaknya akan berfokus pada peningkatan mutu terutama akreditasi dan dosen-dosen yang mengajar, serta mendorong lahirnya mahasiswa-mahasiswa yang cakap dan bersertifikasi.
“Seiring dengan perkembangan dunia kerja, maka mahasiswa tidak hanya cukup dari sisi kemampuan akademik, melainkan juga kecakapan khusus,” ujarnya.
Setiap tahun, pihaknya menargetkan ada lembaga sertifikasi yang diakui secara nasional yang teregistrasi di BNSP yang diikuti oleh dosen maupun mahasiswa. Selain itu, peningkatan mutu para dosen juga diperkuat dengan studi lanjut, khususnya jenjang S3.
Untuk menjawab tantangan di era saat ini, pengembangan institusi juga tak kalah penting untuk direncanakan. Dalam beberapa tahun ini, pihaknya mencanangkan pembentukan beberapa program studi (prodi) baru baik jenjang sarjana maupun magister. “Targetnya empat tahun ke depan minimal bertambah empat prodi,” pungkasnya. (sti/ser)
Editor : Syahriani Siregar