Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Demokrat Berpeluang Raih Unsur Pimpinan di Kalbar

A'an • Minggu, 18 Februari 2024 | 11:24 WIB
Ilustrasi Pemilu Anggota DPR RI pada tahun 2024.
Ilustrasi Pemilu Anggota DPR RI pada tahun 2024.

PONTIANAK – Kejar mengejar raihan suara di pemilihan legislatif Kota Pontianak mulai mengerucut di empat partai besar.

Pantauan Pontianak Post di website KPU, Partai Golkar dan PDI Perjuangan terus berkejar kejaran dalam perebutan suara di lima dapil tersebut. Siapakah yang berhasil meraih kursi pimpinan wakil rakyat di tahun ini?

Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) di 2019 lalu dominasi PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Gerindra, dan PKS begitu dominan. PDI Perjuangan di 2019 berhasil meraih 46.299 suara menahbiskan mereka menjadi pemuncak di posisi Ketua DPRD Pontianak. Untuk Wakil Ketua DPRD diisi oleh Partai Nasdem dengan raihan 45.205 suara, disusul Partai Gerindra dengan raihan 40.595 suara, dan PKS dengan 33.831 total suara.

Dari pergerakan suara yang terus bergerak di website KPU Pontianak, tampaknya di Pileg tahun ini akan ada pergeseran parpol yang bakal menempati kursi pimpinan dan wakil pimpinan.

Untuk dapil Pontianak Kota, dari data yang diakses pada pukul 11 siang, dari 175 TPS yang masuk dengan total 396 TPS, Dapil Pontianak Kota ditempati PDI P dengan angka 14,81 persen, disusul Partai Nasdem (13,36 persen), Partai Golkar (10,7 persen), dan PKS, 9,3 persen.

Kemudian Dapil Pontianak Barat, dari 323 data masuk dari 516 TPS, Partai Demokrat menempati urutan pertama dengan total suara sementara 11,91 persen, disusul PDI P (11,78 persen), Partai Golkar (11,43 persen), dan PKS, 10,47 persen.

Di Dapil Pontianak Utara dari 200 data TPS masuk dari total 439 TPS, Partai Gerindra memimpin dengan raihan 17,89 persen suara, disusul PDI P (13,86 persen), Partai Golkar (13,49 persen), dan Partai Nasdem, 12,26 persen.

Dapil neraka, Pontianak Timur, Partai Gerindra menjadi pemuncak sementara. Dari  40 TPS yang masuk dengan total 317 TPS, suara Partai Gerindra sudah mencapai 24,88 persen, kemudian Partai Golkar (16,72 persen), PKS (12,32 persen), dan Partai Demokrat, 9,02 persen.

Dapil Pontianak Selatan-Tenggara, sudah 133 TPS yang masuk dari total 442 TPS. Potensi Partai Golkar untuk menang di sana terbuka, di mana 16,22 persen suara menempatkan mereka di urutan puncak, disusul PDI P (14,45 persen), kemudian Partai Demokrat (13,28 persen), dan Partai Nasdem, 10,87 persen.

Dari data tersebut, Partai Golkar selalu menempati posisi empat besar di lima dapil. Sedangkan PDI P selalu menempatkan posisinya di empat dapil, dengan Partai Nasdem masih mampu menempatkan partainya di tiga dapil.

Sementara PKS dan Partai Demokrat mampu menempatkan perolehan suaranya di posisi empat teratas di tiga dapil.

Untuk Partai Gerindra untuk sementara ini bisa menempatkan suara tertingginya di dua dapil yaitu Pontianak Utara dan Pontianak Timur.

Melihat kejar-kejaran perolehan suara ini, terdapat persaingan ketat untuk perebutan kursi Ketua DPRD antara petahana PDI Perjuangan dengan Partai Golkar yang pada 2019 lalu hanya berhasil meraih tiga kursi saja.

Sedangkan untuk unsur wakil ketua DPRD, perebutan sengit akan terjadi antara PKS, Partai Nasdem, dan Partai Gerindra.

Namun bisa saja Partai Demokrat justru melenggang meraih kursi wakil pimpinan menumbangkan satu partai lain, seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, atau PKS.

Jika benar Partai Demokrat mampu meraih kursi pimpinan, artinya kejayaan Partai Demokrat di masa Presiden Susilo Bambang Yudoyono dulu, dengan Ketua DPRD Pontianak menempatkan Hartono Azas perlahan akan kembali. (iza)

Editor : A'an
#kalbar #kpu #parpol #Pemilu 2024 #pontianak #pileg