Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kunjungi Posyandu Surya Sehat di Pontianak, Wapres Ma'ruf Amin Minta Penuhi Target Nasional

Syahriani Siregar • Kamis, 28 Maret 2024 | 09:54 WIB

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu Surya Sehat yang berlokasi di Gang Al Qadar Jalan Parit Haji Husin (Paris) I, Kelurahan Bangka Belitung Laut.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu Surya Sehat yang berlokasi di Gang Al Qadar Jalan Parit Haji Husin (Paris) I, Kelurahan Bangka Belitung Laut.
PONTIANAK – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin beserta istri Wury Ma'ruf Amin mengunjungi Posyandu Surya Sehat di Jalan Parit H. Husin I, Kota Pontianak, Rabu (27/3).

Dalam kesempatan itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat  (Kalbar) Harisson  bersama Pj Ketua TP-PKK Kalbar Windy Prihastari juga turut mendampingi.

Selain keduanya, turut mendampingi pula Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian.

Dalam laporannya, Pj Gubernur Harisson mengatakan bahwa berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023, angka prevalensi stunting di Kalbar telah menurun. Yakni dari tahun 2022 ke tahun 2023 turun sebesar 3,3 persen.

“Hasil SKI tahun 2023 stunting di Kalbar mencapai 24,5 persen, atau turun 3,3 persen dari hasil SKI tahun 2022 sebesar 27,8 persen. Sedangkan data E-PPGBM pada Februari 2024, angka stunting di Kalbar telah mencapai 15,3 persen, dimana Kota Pontianak mencatat capaian (paling rendah) 6,4 persen,” ungkap Harisson.

Orang nomor satu di Kalbar itu menjelaskan, penanganan stunting di Kalbar dilakukan secara bersama-sama.

Dengan membangun sinergitas, serta menggandeng organisasi perempuan seperti TP-PKK, Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, dan organisasi istri-istri ASN, serta TNI/Polri.

“Kami bersinergi, dan bergerak bersama dalam mencegah terjadinya stunting serta mengatasi kasus-kasus stunting yang ada di seluruh pelosok Kalbar. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi  (Pemprov)  tidak dapat bergerak sendiri dalam menangani kasus stunting, dengan menggandeng pemangku kepentingan lainnya serta mengedukasi masyarakat tentang pencegahan stunting,” paparnya.

 Harisson mengatakan dalam menangani stunting terdapat beberapa program, mulai dari memberikan makanan bergizi untuk ibu hamil dan baduta, serta pelayanan kesehatan.

“Kami memiliki program untuk memberikan makanan bergizi seimbang di Posyandu se-Kalbar. Makanan bergizi seimbang, dan pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan stunting,” katanya.

Terakhir dirinya berharap dengan adanya kunker Wapres RI khususnya di Posyandu Surya Sehat dapat memberikan motivasi serta mengatasi masalah kesehatan di Kalbar.

“Saya berharap, dan mengajak kepada seluruh warga, serta kader Posyandu dapat mengambil peran masing-masing untuk peduli, dan berupaya agar di masa depan tidak ada lagi bayi-bayi lahir dan tumbuh dalam kondisi stunting,” pungkasnya.

Melihat capaian tersebut, Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah-langkah Pemprov Kalbar dalam menurunkan angka stunting.

“Saya senang sekali apa yang sudah dilakukan oleh Provinsi Kalbar dalam menurunkan angka stunting. Mudah-mudahan Provinsi Kalbar cepat mencapai angka yang ditargetkan oleh pemerintah (pusat) yakni 14 persen,” harapnya.

Selain melakukan peninjauan di Posyandu tersebut, Wapres beserta istri, dan Pj Gubernur beserta istri juga memberikan makanan bergizi kepada anak-anak baduta.

Lalu di akhir peninjauan Wapres didampingi Pj Gubernur menyerahkan paket bahan pokok kepada orang tua anak stunting, dan menyerahkan bingkisan berupa tas kepada anak-anak sekolah.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu Surya Sehat yang berlokasi di Gang Al Qadar Jalan Parit Haji Husin (Paris) I, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian, usai mendampingi Wapres dan istri, Wury Ma’ruf Amin.

Ani menyebut, Wapres menyerahkan bantuan di antaranya telur, minyak goreng, dan beras sebagai makanan tambahan untuk dicontohkan kepada ibu-ibu yang anaknya mengalami stunting.

“Beliau datang untuk mengunjungi posyandu terbaik dan pernah juara tingkat nasional, pesan beliau untuk ditingkatkan lebih baik lagi posyandu,” ujarnya, usai mendampingi peninjauan serta menyerahkan makanan pendamping ASI kepada balita stunting, Rabu (27/3).

Ani menerangkan, Wapres merasa puas dengan angka stunting di Kota Pontianak yang sudah di bawah target nasional yaitu 14 persen.

Angka ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terhadap tiga aspek prioritas mulai dari stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem.

“Ini relevan dengan kebijakan pusat. Stunting sangat berpengaruh terhadap generasi bangsa, tingkat kecerdasan anak kurang sehingga perlu intervensi pemerintah agar kecerdasan anak penderita stunting meningkat,” ungkapnya.

“Untuk stunting sudah di bawah 14 persen, target nasional 14 persen, kita sudah melampaui lebih rendah dari target,” terangnya. (bar/iza/r)

Editor : Syahriani Siregar
#stunting #Surya Sehat #Target Nasional #ma'ruf amin #posyandu