PONTIANAK - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA dan SMK memanfaatkan momen ramadan dengan berbagi pada anak yatim dan duafa. Rencananya program ini akan dilaksanakan di 14 kabupaten kota di Kalbar hingga akhir Ramadan nanti.
“Teman-teman dari MKKS SMA dan SMK turut ikut serta bersama Dinas Pendidikan Kalbar untuk berbagi pada anak yatim dan duafa. Paketan itu berupa bingkisan lebaran, sembako, uang saku dan belanja baju lebaran bersama anak yatim,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita, Jumat (29/3).
Tujuan program ini untuk berbagi di bulan penuh berkah bagi umat islam. Diawal, iapun mengajak teman-teman kepala sekolah untuk meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama khususnya anak yatim dan duafa. Rupanya respon teman-teman kepala sekolah positif akan kegiatan ini. Bahkan persiapan satu hari langsung bisa dilaksanakan.
Dikegiatan pertamanya lalu MKKS SMK Provinsi Kalbar menyasar yatim, janda dan duafa di Desa Korek Kabupaten Kubu Raya. Kemudian MKKS SMA Kubu Raya menyasar anak yatim dan duafa di Dusun Turi Desa Kalimas Hulu Kabupaten Kubu Raya. Lalu lanjut Rita MKKS SMK Kabupaten Mempawah menyasar yatim dan duafa di Desa Segedong Kabupaten Mempawah.
Terakhir MKKS SMA Kota Pontianak sasarannya yatim dan duafa Kota Pontianak. Selanjutnya MKKS Kab/Kota lainnya di Kalbar. “Kegiatan ini saya minta pada teman-teman MKKS SMK dan SMA agar dilaksanakan di 14 kabupaten kota,” ujarnya.
Kegiatan ini juga untuk membangun karakter dijajaran pendidikan agar menjadi contoh untuk rekan-rekan guru dan siswa untuk berbuat hal yang sama. Untuk anggarannya didapat dari patungan dari kepala sekolah baik itu di SMA dan SMK.(iza)
Editor : A'an