PONTIANAK - Anggota Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie melaporkan secara gamblang tentang fenomena kemacetan yang terjadi setelah Proyek Duplikasi Jembatan Kapuas (JK) 1, Kota Pontianak berhasil diresmikan Presiden Jokowi.
"Saya ingin sampaikan kepada pak Menteri PUPR bahwa setelah Duplikasi JK 1 diresmikan presiden Jokowi, ternyata malam harinya kemacetan kembali terjadi," kata politisi Nasdem yang karib disapa Ami Dollah ini di sela-sela Rapat Kerja dengan Kementriaan PUPR di Gedung DPR RI.
Menurutnya rentannya kemacetan pada duplikasi JK 1 Pontianak, sepertinya lebih disebabkan jalannya terarah hanya satu jalan dan pendek. Sehingga rentan membuat terjadinya penumpukan kendaraan roda dua dan empat.
"Maka saya berharap atas kebijakan pak Menteri PUPR, bisa dipercepat proyek pelebaran jalan nasional agar peristiwa kemacetan tidak terulang kembali," ucapnya.
"Aspirasi ini saya bawa dari warga Kota Pontianak dan Kalbar untuk disampaikan ke kementerian terkait. Hari ini (kemarin), saya langsung sampaikan ke pak Menteri," timpalnya.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Duplikasi Jembatan Kapuas (JK) I, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/03) pagi.
“Pagi hari ini alhamdulillah Duplikasi Jembatan Kapuas 1 telah selesai dan akan kita resmikan,” ucap Presiden dikutip dari laman setkab.go.id.
Duplikasi Jembatan Kapuas 1, memiliki panjang 430 meter dan lebar 8 meter dibangun dengan biaya sebesar Rp 275 miliar. Presiden berharap kehadiran infrastruktur ini dapat memperlancar konektivitas antara Kota Pontianak dengan wilayah sekitarnya.
"Ini akan meningkatkan aktivitas kawasan antara pusat Kota Pontianak dan Kecamatan Pontianak Timur,” ujarnya.
Lebih lanjut, jembatan tersebut tidak hanya sebagai simbol kemajuan infrastruktur di Kalimantan Barat tetapi juga sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi kemacetan dan mempercepat distribusi barang dan jasa antara pusat Kota Pontianak dan Kecamatan Pontianak Timur.
Peresmian jembatan tersebut turut menandai awal baru dalam sejarah infrastruktur transportasi di Kota Pontianak.
Pembangunan jembatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memajukan infrastruktur di seluruh Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas.(den)
Editor : A'anSumber : Pontianak Post