Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat Gelar Silaturrahim Idul Fitri 1445 H

Aristono Edi Kiswantoro • Sabtu, 20 April 2024 | 11:37 WIB
Silaturahmi Idul Fitri PW Muhammadiyah Kalbar.
Silaturahmi Idul Fitri PW Muhammadiyah Kalbar.

PONTIANAK- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat baru saja menggelar silaturrahim pasca Idul Fitri pada Jum’at (18/04) di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Acara silaturrahim tersebut mengusung tema “Menjalin Ukhuwah Mencerahkan Semesta”.

Acara yang berlangsung pada pukul 15.30 WIB tersebut menghadirkan Dr KH Tafsir MAg selaku ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah sebagai pembicara.

Turut hadir juga Dr H Pabali Musa MAg selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Drs H Musa selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pontianak dan juga Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dr Doddy Irawan ST MEng.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan juga menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Muhammadiyah. Selanjutnya, dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan dari Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Pabali Musa.

“Kita bersyukur alhamdulillah acara ini dapat terlaksana sesuai dengan yang jadwal kita rencanakan. Atas nama pimpinan Muhammadiyah, saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya dan juga kontribusi yang luar biasa sehingga acara ini dapat terlaksana dan kita nikmati bersama-sama," ucap Pabali.

“Saya mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat beserta jajaran mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H, semoga segala amal perbuatan kita diterima Allah SWT," pungkasnya.

Sebagai pembicara, KH Tafsir  mengungkapkan bahwa acara yang melibatkan dirinya hari ini termasuk salah satu acara yang bermakna bagi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.

“Acara hari ini termasuk salah satu acara yang bermakna, dikarenakan masih dalam bulan Syawal," ungkap Tafsir saat ditemui setelah menjadi pembicara.

“Dakwah itu perlu kekompakan, kekuatan, maka dari itu silaturrahmi harus selalu kita bangun. Manusia itu katanya makhluk omostifusi tentu silaturrahmi tidak hanya Syawal tetapi kita perlu penekanan - penekanan inilah yang kemudian penekanan kita di bulan Syawal karena setelah kita bersih kepada Allah SWT selama bulan Ramadhan, selanjutnya kita bersih kepada sesama,” tutup Tafsir. (dya)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kalimantan barat #idul fitri #muhammadiyah