PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson menerima audiensi Ketua Yayasan Satria Budi Dharma Setia, dr. Vincentius Simeon Weo Budiyanto beserta jajaran di Pendopo Gubernur, Jumat (19/4).
Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan sejumlah bantuan di Kalbar, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan hidup.
"Yayasan Satria Budi Dharma Setia dengan Pembina Ibu Erlina dan Ketuanya dr. Vincentius Simeon Weo Budiyanto dari Jakarta sudah didirikan sejak Tahun 2016.
Kami akan memberikan bantuan untuk bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup,” ungkap Koordinator Lapangan (Korlap) Yayasan Satria Budi Dharma Setia, Army Purnama Sari.
Lebih lanjut, Army menjelaskan, untuk bidang kesehatan akan diberikan bantuan berupa alat kesehatan gratis untuk fasilitas kesehatan di puskesmas, klinik dokter, bidan, rumah sakit umum, dan rumah sakit swasta.
“Penanggung jawabnya dari dokter, bahkan ongkos kirimnya gratis. Alat kesehatannya adalah yang diperlukan seperti oxygen concentrator, dan alat yang dibutuhkan oleh faskes dan tersedia di yayasan.
Apapun alatnya dapat diberikan secara gratis tergantung ketersediaannya. Alkes sudah kami sebarkan di Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, Singkawang, dan akan merata di kabupaten lainnya menyeluruh untuk Kalbar,” paparnya.
Selain itu, dijelaskan dia, ada juga bantuan hosting dan domain gratis, serta pelatihan untuk pembangunan website untuk sekolah. Mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, sampai dengan instansi umum yang membutuhkan. “Dan saat ini sudah ada dari Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, dan Ketapang,” katanya.
Kemudian masih di bidang pendidikan, Army menyebutkan, pihaknya pun memberikan bantuan buku, peralatan montessori atau peralatan yang dibutuhkan sesuai ketersediaannya.
Lalu pihaknya juga akan memberikan bantuan sekolah gratis dari SD, SMP, dan SMA, yang mendapat ijazah dari dinas pendidikan dengan sistem online.
“Untuk sekarang yang sudah ada itu dari Sambas, Sintang, Kapuas Hulu, dan Melawi,” ucapnya.
Selanjutnya untuk bantuan bidang lingkungan hidup, ia mengatakan, akan ada pembagian bibit, dan penerapan sistem genomic untuk bibit yang relatif sulit, yaitu kayu ulin, durian, dan alpukat, serta tanaman lainnya agar dapat dikonversi untuk dapat diperbanyak.
“Untuk pembibitan akan dibantu dengan teknologi genomic yang telah kami terapkan, dan bila diperlukan untuk pembibitannya akan kami sediakan laboratorium untuk pengembangannya,” jelas dia.
Pj Gubernur Kalbar, Harisson menyambut baik adanya Yayasan Satria Budi Dharma Setia di Kalbar yang telah memberikan banyak bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat Kalbar.
“Semoga hubungan baik ini terus terjalin, dan kontribusinya dapat terus bermanfaat untuk Kalbar,” katanya singkat.(bar/r)
Editor : A'an