PONTIANAK - Empat remaja berinisial FB (17), HP(17), RF (18), dan JI (15) yang diduga akan melakukan tawuran di kawasan pasar Tengah, Jalan Kapten Marsan, Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu 27 April sekitar pukul 01.30 diamankan polisi.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Dumaria Silalahi, saat itu Tim Patroli Persisi Polda Kalbar sedang melaksanakan patroli di Jalan Johar, Kecamatan Pontianak Kota.
Dimana, lanjut Dumaria, tim mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul. Sehingga terhadap remaja-remaja tersebut dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.
Dumaria menjelaskan, dari interogasi tim patroli mendapat informasi jika kelompok remaja tersebut akan melakukan tawuran.
"Berdasarkan informasi itu, tim Patroli melakukan penyusuran berdasarkan informasi tersebut dan benar ditemukan sekelompok remaja di Jalan Tabrani Ahmad, Kecamatan Pontianak Barat," kata Dumaria, Sabtu (27/4).
Melihat adanya sekumpulan remaja tersebut, Dumaria menambahkan, tim langsung mengamankan remaja-remaja tersebut dan saat dilakukan penggeledahan salah satu pelaku membawa senjata tajam jenis karambit.
"Dari interogasi, remaja-remaja tersebut mengaku jika senjata tajam akan digunakan untuk tawuran," ungkap Dumaria.
Dumaria mengatakan, dari keterangan yang didapat, tim kemudian melanjutkan penyusuran ke lokasi yang akan dijadikan tempat untuk tawuran,dan benar di Jalan Tanjungpura dekat kawasan pasar Tengah.
Dimana ditemukan sekelompok remaja yang diduga akan tawuran dan tim mendapati tiga remaja tersebut membawa senjata tajam jenis celurit.
"Keempat remaja yang diamankan akhirnya diserahkan ke Polsek Pontianak selatan," ucapnya.
Dumaria menyatakan, karena keempat remaja tersebut masih di bawah umur, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPAD Kota Pontianak untuk memanggil orang tua dari keempat remaja tersebut untuk dimintai keterangan.
"Kami mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi putra-putrinya saat beraktifitas di luar rumah agar tidak terjerumus dengan pergaulan negatif remaja yang saat ini sedang menjadi tren di kota-kota besar," Pungkas Dumaria. (adg)
Editor : A'an