PONTIANAK - Wilayah Kecamatan Pontianak Kota rentan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Apalagi jika hujan turun deras dengan durasi lebih dari satu jam membuat rumah warga alami banjir beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pontianak Erlando Koranda menjelaskan permasalahan utama yang ada saluran drainase alami penyempitan mulai dari Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong, Gang Cianjur sampe Gang Flora.
Erlando mengatakan Parit Sungai Bangkong di depan Dinas Perhubungan Kota Pontianak memiliki lebar 7 meter namun saat masuk ke Gang Cianjur sebelum tembus ke Gang Belibis itu hanya 2-3,5 meter karena permukiman yang ada.
“Pada saat hujan air itu perlu tempat mereka untuk berjalan mengalir menuju ke pembuangan utamanya di Sungai Kapuas, sama sepertihalnya contohnya parit tokaya sampe danau sentarum, permasalahan utama kita lepas dari RSJ Sungai Bangkong, Gg Cianjur sampe Gg Flora, Lebar Parit Sungai Bangkong depan Dinas Perhubungan itu masih 7 Meter,” jelasnya Rabu (8/5).
Erlando menegaskan pihaknya akan memasang pompa air di kawasan Pontianak Kota untuk mendorong sehingga kapasitas air bisa cepat kering. Persoalan lain diakui Erlando banyak rumah rumah warga yang ternyata tidak memiliki saluran karena langsung bertemu antar pagar.(iza)
Editor : A'an