Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

SMAN 13 Pontianak Buka Penerimaan Siswa Baru dengan Kuota 216 Murid

Syahriani Siregar • Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:32 WIB
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita mengatakan, tahun ini akan proses lelang tender pembangunan SMAN 13 Pontianak (eks SMA Rahadi Usman) sekaligus melakukan penerimaan siswa baru dengan daya tampung enam rombongan belajar.

“Pembangunan SMA Rahadi Usman atau SMAN 13 Pontianak tahun ini akan dikerjakan. Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga semuanya bisa dikerjakan dengan cepat,” ujar Rita kepada Pontianak Post, Jumat (17/5).

Ia menambahkan, sambil proses pembangunan nanti juga akan dilakukan penerimaan siswa baru di SMAN 13 Pontianak.

Kuotanya enam rombongan belajar atau mampu menampung 216 murid.

Untuk tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 13 Pontianak, akan mengakomodir guru-guru di SMA Rahadi Usman.

Kemudian sisanya akan ditambah dari guru-guru ASN dari sekolah lain di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar.

“Rincian detailnya sedang dipetakan. Sebab inikan harus melihat kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang diperlukan,” ujarnya lagi.

SMA Rahadi Usman merupakan sekolah milik swasta. Di SMA ini tak ditutupi banyak sudah SDM andal lahir.

Para alumninya juga banyak menempati posisi strategis baik di lembaga pemerintah dan swasta.

Tapi tak bisa dihindarkan semakin tahun biaya operasional semakin besar.

Kondisinya kini jumlah siswa yang masuk juga semakin menurun berdampak pada tidak optimalnya pengelolaannya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar mengambil langkah untuk mengubah status sekolah tersebut menjadi SMA negeri.

Sejauh ini prosesnya berjalan dengan baik.

Rita mengatakan sekolah swasta kini harus terus meningkatkan kapasitasnya. Dengan begitu sekolah swasta bakal menjadi prioritas atau pilihan calon siswa untuk sekolah.

“Sehingga sekolah swasta tidak kalah dengan sekolah negeri,” ujarnya.

Pengelolaan sekolah swasta juga mesti berjalan dengan baik. Bagaimana cara mereka mempromosikan semua program sekolah tersebut.

Jika pengelolaannya optimal, Rita yakin sekolah swasta akan mendapat tempat dari calon peserta didik untuk memilih sekolah tersebut.

“Sekolah swasta mesti ada nilai tawar. Salah satunya sarana prasarana, merekrut guru dan tenaga kependidikan yang profesional dan kompeten, serta berprestasi,” pesannya. (iza)

Editor : Syahriani Siregar
#Rita Hastarita #penerimaan siswa baru #SMAN 13 Pontianak #dinas pendidikan dan kebudayaan