PONTIANAK - Menjelang Pemilihan Bujang dan Dara (Budara) Gawai Dayak ke-XXXVIII Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2024, Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar Windy Prihastari berkesempatan memberikan materi kepada para finalis di ajang tersebut, Sabtu (18/5).
Dalam kesempatan itu, Windy mengungkapkan bahwa pentingnya peran pemuda pada sektor ekonomi kreatif (ekraf), dan pariwisata dalam upaya peningkatan perekonomian di Kalbar.
“Kami ingin mengajak pemuda agar mereka paham apa itu ekraf, dan apa itu pariwisata, serta kenapa harus mempromosikannya. Karena sektor ini adalah sektor yang mempunyai multiplier effect terbaik.
Misalnya, wisatawan datang di Kalbar yang tentunya nanti mengeluarkan uang untuk membelanjakan oleh-oleh, membeli makanan maupun menginap di hotel, dan lain-lain,” ungkapnya.
Windy yang juga Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar itu berharap di tahun 2024 ini bisa muncul inovasi, dan kreativitas baru dari para pemuda, misalnya dalam pengembangan desa wisata di daerah.
Tak hanya itu, dirinya juga mengajak para finalis untuk menyusun event-event wisata terbaik.
Sehingga bisa menjadi daya tarik, dan membuat wisatawan yang datang, mau, dan betah untuk berlama-lama di Kalbar.
“Strategi-strategi yang sudah kami lakukan itu berhasil dengan bukti bahwa di tahun 2023 Kalbarmendapatkan kenaikan pergerakan wisata sebanyak 35 persen lebih, dan mendapatkan urutan keenam jumlah wisatawan terbanyak yang datang ke daerah kita,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pj Ketua TP-PKK Kalbar itu juga tak bosan memberikan sosialisasi terkait penurunan angka stunting di Kalbar.
Terkait hal tersebut, dirinya mengimbau kepada pemuda, khususnya finalis Bujang Dara Gawai Dayak XXXVIII untuk ambil bagian dalam penurunan angka stunting. Seperti lewat program menjadi Kakak Asuh Stunting (Kating) di Kalbar.
“Saya berbicara tentang peran pemuda untuk menurunkan angka stunting di Kalbar, dan saya memberikan kesadaran bahwa pentingnya stunting itu harus turun, karena untuk mencapai generasi emas di Kalbar.
Jadi kami selalu mendorong, dan memotivasi mereka untuk peduli terhadap permasalahan yang ada,” pungkasnya. (bar/r)
Editor : A'an