PONTIANAK - Gelanggang Olahraga (GOR) Terpadu Ayani Pontianak yang berlokasi di kawasan Gelora Khatulistiwa, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak diresmikan, Minggu (16/6) sore.
Peresmian GOR tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson, serta penekanan tombol sirine, dan pemotongan pita secara bersama.
Peresmian tersebut turut dihadiri Gubernur Kalbar periode 2018-2023 Sutarmidji, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, para pejabat serta kepala perengkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, dan para pengurus cabang-cabang olahraga, juga atlet.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Harisson menyampaikan, pengembangan dan pembangunan olahraga sedianya tidak hanya dilaksanakan melalui kompetisi, namun juga melalui penyediaan sarana olahraga yang baik untuk masyarakat dan atlet.
Dimana bisa menjadi wadah untuk berlatih serta melaksanakan berbagai event olahraga baik berskala nasional maupun internasional.
Harisson menyebut, bahwa ide pembangunan GOR Terpadu Ayani Pontianak, terinspirasi dari penataan kembali kawasan Gelora Khatulistiwa sejak tahun 2021, di mana Pemprov Kalbar kata dia berupaya mengembalikan fungsi kawasan Gelora Khatulistiwa sebagai kawasan olahraga bagi masyarakat.
Itu dilakukan sebagai komitmen dalam peningkatan pelayananan kepada masyarakat melalui fasilitas olahraga yang lebih luas, dan lengkap.
Menurutnya, pembangunan GOR Terpadu ini dilaksanakan dalam dua tahap, pada tahun 2023 dan 2024.
Dengan pembangunan tersebut membuat GOR Terpadu Ayani menjadi GOR termegah yang pernah ada di Kalbar.
"Dengan luas bangunan 4.620 M2, luas ruang bawah tribun: 2610.43 m2, luas tribun: 2847.5 m2 dan luas area lapangan: 2042.57 m2. Luas lahan 14.000 M2, dilengkapi dengan fasilitas kursi sejumlah 4.115 Seat, daya listrik: 555 Kva serta, AC arena + tribun: 40 unit x 10 Pk,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, atas nama Pemprov Kalbar, Harisson turut menyampaikan apresiasi, dan terima kasih atas dukungan dari seluruh jajaran Forkopimda Kalbar, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga terwujud fasilitas olahraga type A di Kalbar.
"Gedung olahraga ini tidak hanya sebagai tempat latihan, dan berkompetisi, namun juga dapat dimaksimalkan pemanfaatannya sebagai sport science. Ilmu olahraga dapat dikembangkan, dan diaplikasikan di sini, dan nantinya tempat ini dapat menjadi tempat pembinaan para atlet untuk meningkatkan prestasi,” tuturnya.
Selain itu, GOR Terpadu Ayani Pontianak juga dilengkapi dengan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, dengan tersedianya tribun khusus, toilet dan fasilitas pendukung lainnya.
Serta didesain dengan tipikal gedung modern, dan menampilkan kekhasan daerah melalui corak-corak etnis khas Kalbar.
"Yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi olahraga di Kalbar, serta menjadi fasilitas kebanggaan yang mendukung berbagai ajang olahraga bertaraf nasional maupun internasional sebagai penopang peningkatan ekonomi masyarakat melalui industri olahraga,” ucapnya.
Terakhir, Harisson mengatakan dengan keberadaan GOR Terpadu Ayani, menjadikan Kalbar semakin siap sebagai tuan rumah bagi event-event olahraga bertaraf nasional maupun internasional.
"Tidak lama lagi GOR Terpadu Ayani Pontianak akan mencatat sejarah pertama dengan diselenggarakannya Kejuaraan Bola Volley Putaran Kedua ProLiga Tahun 2024, dan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalbar untuk menjadi tuan rumah, dan menyaksikan secara langsung event olahraga nasional,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar Iskandar Zulkarnaen menerangkan, pembangunan GOR Terpadu Ayani sangat sesuai dengan PermenporaNomor 8 Tahun 2018 tentang Standar Sarana dan Prasarana Olahraga.
"GOR Terpadu Ayani Pontianak ini memiliki kapasitas 4.000 sampai dengan 5.000 orang,” ujarnya.
Disinggung soal proses pembangunannya, Iskandar menerangkan, kalau GOR Terpadu Ayani Pontianak ini dibangun dengan dua tahapan.
Tahap pertama pada tahun 2023, dengan nilai fisik GOR sebesar Rp46 miliar lebih, dan dilanjutkan pada tahap kedua pada tahun 2024 dengan nilai Rp m52 lebih.
Ia menyebut, GOR Terpadu itu telah memenuhi standar yang ditentukan dalam Permenpora Nomor 8 Tahun 2018, sehingga nantinya bisa digunakan untuk berbagai event olahraga, baik bertaraf nasional maupun internasional.
“Selanjutnya setelah masa pemeliharaan selesai, kami akan melakukan serah terima kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar untuk dilakukan pemanfaatan, dan pengelolaan GOR,” kata Iskandar.
Pihaknya juga berharap, sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolda Kalbar pada saat peresmian, bahwa GOR Terpadu Ayani Pontianak ini dapat difungsikan,dan dipelihara dengan baik oleh semua pihak.
"Agar dapat dijaga kontinuitas fungsinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari menyebut tuntasnya pembangunan GOR Terpadu Ayani menjadi bukti keberhasilan dari kerja keras, dan kolaborasi yang sangat baik dari banyak pihak.
Terutama untuk mencapai cita-cita besar yang bermanfaat bagi generasi sekarang, dan mendatang.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam menyukseskan pembangunan GOR Terpadu Ayani. Dukungan, dan kontribusi dari berbagai pihak sangat berarti, menjadikan sebagai sebuah prestasi bersama yang membanggakan," ungkapnya.
Windy menambahkan pembangunan GOR Terpadu Ayani merupakan rangkaian penataan kembali Kawasan Gelora Khatulistiwa yang dimulai sejak 2021 lalu.
Pemprov Kalbar menurutnya berupaya mengembalikan fungsi Kawasan Gelora Khatulistiwa sebagai kawasan olahraga bagi masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Windy merupakan komitmen Pemprov dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui fasilitas olahraga yang lebih luas dan lengkap.
Dimana, dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terjalin kuat menjadi kunci keberhasilan pembangunan GOR Terpadu Ayani ini.
"Upaya yang gigih dan kerja keras yang tanpa henti menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad yang kuat, mimpi besar dapat diwujudkan," jelasnya.
Selain itu, keberadaan GOR Terpadu Ayani menurutnya juga merupakan komitmen Pemprov untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kalbar.
Dengan berdiri gagah bangunan GOR Terpadu Ayani ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga semangat, dan harapan baru bagi dunia olahraga di Kalbar.
"Ini suatu bentuk komitmen Pemprov dalam meningkatkan prestasi atlet di Kalbar, dan untuk pelayanan kepada masyarakat karena terdapat sarana, dan prasarana yang lebih luas dan lengkap. Semoga GOR Terpadu Ayani dapat menjadi pusat kegiatan olahraga yang bermanfaat bagi masyarakat, dan terus menginspirasi semangat kebersamaan serta prestasi," pungkasnya. (bar/r)
Editor : Syahriani Siregar