Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Midji Wakafkan Tanah dan Bangunan Untuk Pesantren

A'an • Selasa, 25 Juni 2024 | 10:58 WIB
BERSAMA : Sutarmidji foto bersama usai menyerahkan wakaf tanah dan bangunan untuk Pesantren Labbaik Indonesia, Senin (24/6).
BERSAMA : Sutarmidji foto bersama usai menyerahkan wakaf tanah dan bangunan untuk Pesantren Labbaik Indonesia, Senin (24/6).

Harap Bisa Semakin Banyak Mencetak Penghafal Alquran

SUNGAI RAYA - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2018-2023 Sutarmidji mewakafkan tanah seluas 60 meter kali 200 meter persegi, atau seluas 1,2 hektare untuk pembangunan Pesantren Labbaik Indonesia di Jalan Kerakah, Desa Pal IX, Kabupaten Kubu Raya. Selain mewakafkan tanah, Sutarmidji juga turut membangunkan lima lokal kelas di lokasi tersebut.

Tanah, dan bangunan tersebut kemudian diserahterimakan kepada pengurus Pesantren Labbaik Indonesia yang diterima oleh Pimpinan Pesantren Misyruqi di lokasi pesantren, Senin (24/6). Dalam kesempatan itu, Sutarmidji mengungkapkan, wakaf berupa tanah, dan bangunan tersebut, diniatkan atas nama kedua orang tua, dan mertuanya.

“Alhamdulillah setelah beberapa waktu tertunda, hari ini (Senin) saya bisa menyerahkan bangunan ini kepada pengurus Pesantren Labbaik Indonesia. Sebenarnya bangunan ini belum selesai, belum dicat, karena kita masih menunggu bangunan milik Ponpes di bagian depan yang belum selesai. Jadi mau kita sesuaikan warnanya. Nanti mudah-mudahan bisa kita bantu juga,” ungkap Midji-sapaan karibnya.

Midji berharap dengan diserahkannya bangunan tersebut, maka bisa segeradimanfaatkan oleh Pesantren Labbaik Indonesia. Dengan harapan, pesantren tersebut bisa semakin banyak mencetak para hafiz, dan hafizah di Kalbar. “Karena ketika saya jadi gubernur kemarin, target saya awalnya bisa mencetak seribu hafiz se-Kalbar, tapi sudah tercapai, lalu targetnya saya tingkatkan jadi lima ribu. Lima ribu ini yang sedang menghafal yang tercatat oleh LPTQ ada sebanyak 7.400-an orang, yang sudah 20 juz itu ada sekitar 4.000-an lebih,” paparnya.

Selain itu, menurut Midji bantuan yang bakal diberikan untuk Pesantren Labbaik Indonesia, tidak hanya sampai di sini. Ia berharap bisa terus berkontribusi untuk pengembangan selanjutnya. Bahkan ia masih memiliki tanah sekitar 50 meter kali 200 meter persegi, yang lokasinya tidak jauh dari pesantren tersebut, dan siap diwakafkan kembali untuk pembangunan masjid.

“Kalau ada yang mau bangun (masjid), silakan saja, saya serahkan tanahnya. Untuk kebutuhan penunjang, kalau pengurus mau mengembangkan, informasikan saja, mudah-mudahan kami bisa bantu. Masyarakat sekitar juga harus ikut menjaga,” pesannya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Pesantren Labbaik Indonesia Misyruqi menjelaskan, lokasi baru pesantren di Jalan Kerakah, Desa Pal IX itu merupakan pengembangan dari lokasi-lokasi yang sudah ada sebelumnya. Rencananya nanti lokasi yang tersebar di beberapa tempat di Kota Pontianak dan sekitarnya, akan dipusatkan di lokasi baru tersebut.

Misyruqi menargetkan, di lokasi yang baru, sudah bisa menerima santri dalam kurun waktu satu semester ke depan. “Alhamdulillah beliau (Sutarmidji) luar biasa, selain mewakafkan tanah, juga membangunkan kelasnya, sudah ada lima lokal yang dibangun oleh beliau, mudah-mudahan jadi amal jariyah dari beliau, Insya Allah untuk para penghafal Alquran,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pesantren Labbaik Indonesia yang didirikan sejak tahun 2017, saat ini telah memiliki santri sebanyak 520, baik putra maupun putri. “Pesantren Labbaik ini memiliki unit pendidikan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Untuk konsentrasinya itu di tiga brand utamanya, yakni Alquran, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, ketiga pendidikan karakter. Dan Insya Allah yang keempat yang jadi unggulan kami yaitu berbasis IT,” paparnya.

Mengenai penghafal Alquran, selama sekitar enam tahun pesantren tersebut berjalan, jumlah santri yang sudah menyelesaikan setoran hafalan 30 juz ada sebanyak 255 orang. Terdiri dari para hafiz , dan hafizah. “Semua santri kami ini datang dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar, baik dari Kapuas Hulu maupun Ketapang. Ini merupakan cita-cita kami di Kalbar ini, bisa lahir seorang hafiz, dan hafizah di setiap keluarga, setiap rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pembina Pesantren Labbaik Indonesia Ustadz Harjani Hefnimenyampaikan terima kasih kepada Sutarmidji, dan keluarga yang telah mewakafkan tanah, dan bangunan untuk Pesantren Labbaik Indonesia. “Dan ini beliau (Sutarmidji) niatkan untuk orang tua, dan mertua beliau. Ini luar biasa, mudah-mudahan tanah yang tadinya tidak ada bangunan ini, menjadi amal yang yang berkelanjutan buat beliau, dan keluarga beliau,” ucapnya.

Apa yang dilakukan Sutarmidji, menurutnya bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat yang memiliki lahan, yang tidak termanfaatkan, untuk kemudian diwakafkan agar berguna bagi orang banyak. “Masyarakat yang punya tanah, yang tidak termanfaatkan, bisa segera dimanfaatkan untuk yang baik-baik, apalagi untuk penghafal Alquran, mudah-mudahan dapat berkah, Insya Allah,” tutupnya.(bar)

Editor : A'an
#pesantren #Tanah Wakaf #kubu raya #sutarmidji