Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Manusia Silver Kian Bertambah Banyak, Sebagian Berasal dari Luar Pontianak

Syahriani Siregar • Jumat, 28 Juni 2024 | 17:30 WIB

Salah satu manusia silver sedang meminta di simpang Jalan Sultan Abdurrahman - Jalan Ahmad Yani. Manusia silver mulai menjamur di beberapa simpang lampu merah di Kota Pontianak.
Salah satu manusia silver sedang meminta di simpang Jalan Sultan Abdurrahman - Jalan Ahmad Yani. Manusia silver mulai menjamur di beberapa simpang lampu merah di Kota Pontianak.
PONTIANAK - Maraknya fenomena manusia silver menjadi atensi Pemerintah Kota Pontianak.

Sepanjang Januari hingga Juni 2024, dinas sosial mencatat ada empat manusia silver yang berhasil ditertibkan.

Tiga di antaranya berasal dari luar Kota Pontianak.

Penertiban juga dilakukan terhadap 21 gelandangan, 29 pengemis , 17 anak jalanan,  empat anak telantar,  11 lansia telantar dan dua disabilitas telantar.

Dari total 88 orang yang ditertibkan,  51 orang berasal dari Pontianak, dan 37 lainnya dari luar kota Pontianak.

Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati mengatakan kehadiran manusia silver berawal sejak Februari 2024 dan jumlahnya terus bertambah.

"Jumlahnya semakin banyak. Kemungkinan ada yang mengajak atau ingin mengikuti jejak kawan," jelasnya Kamis (27/6).

Manusia silver yang sudah diamankan ini merupakan pengemis yang sebelumnya berkostum badut.

Kuat dugaan, mereka mencontoh aktivitas manusia silver yang ada di luar kota Pontianak seperti di Jakarta, Yogyakarta dan kota besar lainnya.

Kemunculan manusia silver pertama kali di Kota Pontianak menarik  perhatian masyarakat, kemudian menjadi fenomena baru dan diikuti oleh gelandangan maupun pengemis lain.

"Untuk manusia silver yang pertama ini sudah kami pulangkan kemarin malam ke daerah asalnya dengan didampingi  pekerja sosial dan ASN Kota Pontianak dan ASN Dinas Provinsi Kalbar dengan menggunakan kapal," katanya.

Trisnawati mengatakan upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak antara lain melakukan sosialisasi, baik itu melalui media sosial maupun media elektronik dan media massa.

Selain itu juga dilakukan beberapa langkah pembinaan bagi manusia silver yang sudah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Pusat Layanan Anak Terpadu Kota Pontianak.

"Terkait dengan manusia silver, peran Dinas Sosial ini ada pada pembinaan setelah diamankan oleh Satpol PP," ujarnya. (mrd)

Editor : Syahriani Siregar
#pengemis #pontianak #dinas sosial #manusia silver #gelandangan