Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Heri Mustamin: Jangan Akses Gawai, Komputer atau Laptop ke Judi Online

A'an • Minggu, 14 Juli 2024 | 22:18 WIB
Foto: Heri Mustamin, Ketua Pansus Raperda Retribusi dan Pajak Daerah Kalbar.
Foto: Heri Mustamin, Ketua Pansus Raperda Retribusi dan Pajak Daerah Kalbar.

PONTIANAK - Situs pemerintah dan pendidikan kerap disusupi konten-konten berbau judi online bukan lah hal baru. Meski tak memperlihatkan lemahnya pengawasan terhadap web, aplikasi dan lainnya tetapi kerentanan disusupi sudah terjadi sejak lama. Situs-situs pemerintah pusat saja tahun 2023 silam tak sedikit disusupi konten judi (judol).

Heri Mustamin, Ketua Komisi V DPRD Kalbar mengatakannya baru-baru ini. "Bicara aplikasi atau website pemerintah, yang memang terbuka rentan sekali disusupi, terutama konten-konten judi online atau porno. Itu terjadi tahun 2023 silam secara massif," ucapnya di Pontianak.

Menurut dia beberapa Waktu sebelumnya bahkan kominfo pernah menangani 683 situs pemerintahan dan lembaga pendidikan yang disusupi konten bermuatan perjudian online. Rinciannya, dari 1 Januari 2022 hingga 13 Februari 2023, terdapat 461 situs dengan domain .go.id dan 222 situs domain .ac.id yang sudah ditangani. Penanganan konten internet negatif pada domain .go.id dan .ac.id ini berdasarkan hasil crawling dan aduan masyarakat

Terbaru yakni situs pendidikan dan pemerintahan di Kalbar juga terindikasi disusupi konten judi online. "Bicara aplikasi atau website sekarang memang tidak ada yang tertutup lagi. Soal situs milik pemerintahn dan dunia Pendidikan Kalbar memang sudah terbuka. Jika tak ditemboki sempurna rentan dengan masuknya situs-situs illegal," ujarnya.

Dia pun mencontihkan bagaimana nomor hape pribadi siapapun termasuk dirinya sendiri hamper setiap Waktu dikirim link-link tidak jelas. Data-data pribadi tersebut harusnya sejak lama aman. "Inilah kalau bicara masalah keamanan data pribadi kita di Indonesia," kata dia.

Heri menyarankan web-web atau aplikasi Pendidikan yang ada di Kalbar sebaiknya selain pengamanan data harus juga ada backup. Selanjutnya kewaspadaan dibutuhkan terutama pengawasan computer, laptop Utama atau hape yang sering dipakai. Ketika sudah tersambung sistem secara online sebaiknya, siapapun yang berselancar selalu awasi. "Untuk situs judi online sering kita lihat Ketika ada yang bermain game saja biasa muncul. Ini juga patut diwaspadai," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan memang era sekarang, maraknya judi online mudah terkait dengan siapapun. Komputer, laptop atau gawai pribadi siapapun rentan disusupi. Harusnya memang ada pengawasan Ketika pemakaian berhubungan dengan barang-barang pribadi. Jangan mudah diakses, kalua memang bukan pemain. "Jangan masukm dan jangan pernah akses sekali-sekali. Itu saya pikir jalan keluarnya," pungkas heri.(den)

Editor : A'an
#HERI MUSTAMIN #judi online #bahaya judi online