Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jakarta International Science Fair 2024, Pelajar Gembala Baik Raih Medali Emas & Special Award

A'an • Kamis, 1 Agustus 2024 | 15:02 WIB

 

BERPRESTASI: Tim JISF 2024: Wirya, Jennifer, Fransiska, Suster Dion, Nadine, dan Jeslyn.
BERPRESTASI: Tim JISF 2024: Wirya, Jennifer, Fransiska, Suster Dion, Nadine, dan Jeslyn.

LIMA pelajar Gembala Baik yang tergabung dalam ekskul Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) berhasil meraih Medali Emas pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Internasional ajang Jakarta International Science Fair (JISF) 2024 yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association dan Indonesia International Institute for Life Science (i3L), bekerjasama dengan Malaysia Young Scientist Organization (MYSO), dan Mouvement International pour le Loisir Scientifique Et Technique (MILSET) ASIA.

Babak final JISF 2024 dilaksanakan secara hybrid, yaitu online dan offline dengan tuan rumah i3L Jakarta yang berlangsung di tanggal 27–30 Juli 2024. Ada lima kategori yang diperlombakan pada JISF tahun ini meliputi social science, life science, environmental science, innovation science, dan engineering.

Tim Gembala Baik terdiri dari Jennifer Lie, Valeria Nadine, Wirya Adhikara yang berasal dari Kelas XII MIPA Plus, serta Jeslyn Anastasya Jolie dan Fransiska Jessica Putri Sabani yang berasal dari Kelas XI MIPA Plus.

Tim Gembala Baik berhasil menyabet medali emas kategori engineering setelah berhasil mempertahankan tulisan ilmiah mereka dihadapan para juri internasional melalui zoom meeting.

Para juri merasa puas dengan prensentasi dan jawaban-jawaban yang diberikan kelima pelajar saat sesi Question and Answer. Bahkan tim Gembala Baik berhasil menarik perhatian dari MYSO dan memberikan Special Award.

JISF 2024 diikuti oleh 306 tim finalis dari 10 negara, seperti dari  Indonesia, Thailand, Turkey, Malaysia, Hongkong, Pakistan, India, Bangladesh, Turkmenistan, dan Kazakhstan.

“Ada 230 tim finalis yang memilih moda online dan 76 tim memilih  moda offline” ungkap Winny Kurniawan, S.Si.,M.Si selaku guru pembimbing.

“Kami mengangkat tentang potensi cangkang kepiting, sekam padi, dan tongkol jagung sebagai alternatif dalam membuat komponen fuel cell untuk menghasilkan listrik” ungkap Jennifer selaku ketua tim.

Terpisah, Kepala SMA Gembala Baik Anastasia Kran, S.Ag.,M.Th disela-sela kegiatan monitoring pelaksanaan pembelajaran mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan dan kegembiraannya atas prestasi yang diraih anak-anak dan guru pembimbing.

“Terima kasih atas doa restu romo pastor pengurus Yayasan dan staf, motivasi dari pengawas pembina ibu Legina Lestari, M.Pd., dispensasi dari bapak ibu guru, pembimbingan dari pak Winny, kepercayaan dan bantuan dari orang tua peserta didik. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya dan menjadi kado indah bagi para romo pastor kapusin di HUT ke-30 Ordo Kapusin Pontianak selaku pemilik Yayasan Pendidikan Gembala Baik yang dirayakan pada 2 Agustus, serta menjadi kado indah HUT ke-79 Republik Indonesia,” ucap suster dari Kongregasi Fransiskanes Sambas yang akrab di sapa Suster Dion. (r/ser)   

 

Editor : A'an
#Jakarta International Science Fair #gembala baik #Medali Emas #Award