PONTIANAK - DPP PAN akhirnya mengaminkan pasangan Sujiwo-Sukiryanto untuk bertarung di Pilkada Kubu Raya pada 27 November 2024 mendatang. Bentuk mengamini tersebut berupa pemberian Surat Keputusan (SK) dan formulir B1 KWK untuk mendaftar ke KPU Kubu Raya yang ditandatangani Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas). Kedua surat ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun dan diterima langsung, Calon Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto di kantor DPW PAN Kalbar, Pontianak pada Kamis(1/8) sore.
Boyman Harun, Ketua DPW PAN Kalbar dihadapan media memberikan alasan terperinci kenapa DPP PAN memberikan dukungan kepada pasangan Sujiwo-Sukiryanto.
"Dasar DPP PAN, DPW PAN Kalbar memberikan surat keputusan kepada keduanya (Sujiwo-Sukiryanto), karena dianggap sebagai pasangan sangat serasi, ideal, saling mengisi. Selain itu keduanya juga politisi berpengalaman. Pak Sujiwo pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kubu Raya, Wakil Bupati Kubu Raya. Sementara Sukiryanto adalah anggota DPD RI dan sosok pengusaha properti Tangguh yang sangat memahami Kubu Raya," ucapnya.
Selain itu, dia menilai bahwa Kabupaten Kubu Raya harus dipimpin orang muda, energik, berkualitas termasuk memiliki kemampuan dan visi misi jelas.
"Ini supaya Kubu Raya lebih maju. Apalagi Kubu Raya sangat luas. Terdiri dari pulau. Dibatasi sungai dan saling berjauhan. Jelas sekali dibutuhkan pemimpin muda dan energik dalam membangun Kubu Raya. Sudah sangat tepat pilihan PAN mengusung pasangan Sujiwo-Sukiryanto," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, anggota DPR RI dapil Kalbar 1 ini juga mengingatkan kepada pengurus dan kader PAN di Kubu Raya untuk tegak lurus. Sebab dengan dikeluarkannya surat keputusan dan formulir B1 KWK dan ditandatangani Ketum PAN sudah menjadi perintah mutlak.
"Ini diartikan bahwa kepada pengurus atau kader yang tidak mendukung pasangan Sujiwo-Sukiryanto, kami anggap bukan lagi sebagai kader dan bakalan dikeluarkan kartu keanggotaannya dari PAN," pungkasnya dengan nada tegas.
Di tempat yang sama, Sukiryanto, calon Wakil Bupati Kubu Raya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PAN dengan diberikan kepercayaan menjadi partai pengusung untuk pasangan Sujiwo-Sukiryanto. Bersama kader dan pengurus PAN di Kubu Raya, keduanya berjanji akan berjuang Bersama, memenangkan Pilkada di Kubu Raya.
"Kami (Sujiwo-Sukiryanto) akan berjuang dan terus memperbanyak dukungan partai politik lain, dalam bangunan koalisi satu arah dan satu visi misi," ucapnya.
Partai-partai politik yang ada sekarang dan sudah memberikan dukungannya kepada pasangan Sujiwo-Sukiryanto memang sudah mencukupi untuk mendaftar ke KPU Kubu Raya. Sudah lebih dari 9 kursi, jika disyaratkan dalam peraturan pemilihan kepala daerah.
Partai pengusung seperti PDI Perjuangan, PAN dan PPP sudah menyatakan komitmennya. Diyakini juga dalam waktu tak lama lagi, Partai Demokrat dan Hanura akan menyusul memberikan dukungannya.
"Intinya, banyaknya dukungan akan membuat kami semangat memenangkan dan memperjuangkan pilkada di Kubu Raya ini. Apalagi jika semakin banyak partai politik bergabung, maka akan semakin bagus," katanya.
Selain itu, Sukiryanto juga ikut menyemangati sambutan Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun yang menjabarkan bahwa Kubu Raya, wilayah penuh tantangan dan dibutuhkan pemimpin energik. "Saya (Sukiryanto) Bersama pak Sujiwo seandainya dalam 5 tahun pemerintahan, tidak mampu menyelesaikan jalan-jalan poros di Kubu Raya, berarti kami gagal," ucap dia.
Dia optimis kedudukan Ketua-Ketua Partai Politik di Kalbar dari PDI Perjuangan, PAN di Komisi V DPR RI, juga telah berjanji membantu anggaran untuk program infrastruktur, jika pasangan Sujiwo-Sukiryanto menang. Kubu Raya sendiri hanya memiliki APBD sekitar Rp1,6 triliun lebih. Anggaran tersebut belum dipotong dengan gaji pegawai dan kebutuhan lain-lain.
"Tinggal 700 miliar lebih membangun Kubu Raya. Dengan luasan Kubu Raya 70 x dari Kota Pontianak, jelas membangun KKR dibutuhkan sinergi anggaran. Pasangan Sujiwo-Sukiryanto punya itu," pungkas dia.(den)
Editor : A'an