PONTIANAK-Pentingnya kolaborasi sektor publik, dan swatas dalam menjaga stabilitas perekonomian di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi tajuk penting dalam rapat koordinasi stakeholder yang melibatkan unsur-unsur di angkutan penumpang umum, dan barang, Senin (5/8). Dalam agenda tersebut melibatkan langsung para pemangku kebijakan serta organisasi-organisasi di sektor angkutan penumpang umum, dan barang di Provinsi Kalbar. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk duduk bersama mencari solusi dalam menghadapi beragam masalah di lapangan.
Kepala Bidang PajakBadan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalbar Fanny Meivyanto mengungkapkan, pembangunan di Kalbar tidak terlepas dari peran penting tiga sektor yakni masyarakat, dunia usaha dan pemerintah. Ketiganya harus berkolaborasi dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi. "Terutama untuk mendukung terwujudnya pembangunan di Provinsi Kalbar semakin lebih baik," ungkapnya.
Fanny menilai sejauh ini kolaborasi tiga sektor penting tersebut sudah berjalan sangat baik. Terbukti dengan pembangunan yang berjalan lancar, meski tetap ditemui berbagai hambatan. Namun kendala-kendala tersebut bisa dicarikan solusi guna menjaga stabilitas perekonomian.
Fanny menyebut sinergi yang apik antar tiga sektor tersebut tentu akan memberikan dampak positif pada pembangunan daerah. Misalnya pada dunia usaha, dimana pengusaha yang menjadi wajib pajak
mengambil andil sangat penting. "Jika perusahaan macet berujung tidak membayar pajak akan berpengaruh kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah). Termasuk jasa angktan umum, apa lagi inikan mereka menyuplai barang ke berbagai daerah di Kalbar," jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Angkutan Divisi Khusus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalbar Arif Rahman Hakim mengakui kolaborasi yang terjalin antara pihaknya dengan pemerintah sejauh ini sudah berjalan baik. Terutama bersama Bapenda Kalbar yang mampu menjembatani masalah yang dihadapi. "Bapenda Kalbar membantu untuk menjembatani kita, forum seperti ini sangat penting pemerintah, dan pengusaha saling membutuhkan," ungkap Arif Rahman Hakim.
Dirinya menilai pertemuan-pertemuan yang melibatkan antar stakeholder tersebut sangat penting untuk membahas, dan mencarikan solusi yang dihadapi di lapangan. Terutama dalam menjaga stabilitas perekonomian di Kalbar. "Pertemuan pada hari ini (Senin) sangat penting terutama dalam membahas, dan mencarikan solusi atas kendala-kendala yang dihadapi di lapangan," pungkasnya.(bar)
Editor : Shando Safela