PONTIANAK - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan Bank Kalbar sambut direksi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia (BPDSI) dalam Welcoming Dinner Undian Tabungan Simpeda Periode ke-1 Tahun XXXV-2024 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu, (7/8) malam.
Selain jajaran direksi BPDSI, Welcome Dinner Undian Tabungan Simpeda ini dihadiri oleh Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson, Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Direktur Eksekutif Asbanda Wimran Ismaun, Ketua Umum Asbanda Yuddy Renaldi, Direktur Utama Bank Kalbar H. Rokidi dan tamu undangan lainnya.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi mengatakan, dipilihnya Bank Kalbar sebagai jadi tuan rumah Undian Tabungan Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXIV-2024 bukan tanpa alasan.
“Kami diminta Gubernur Kalimantan Barat untuk memperkenalkan destinasi wisata, kuliner yang ada di Kalimantan Barat guna meningkatkan perekonomian di Kalimantan Barat khususnya UMKM,” ujarnya.
Rokidi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh BPD se-Indonesia yang telah hadir rangkaian kegiatan Undian Tabungan Simpeda Periode ke-2 Tahun XXXIV-2024. Bank Kalbar sebagai tuan rumah telah berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu yang hadir.
Ketua Umum Asbanda, Yuddy Renaldi mengatakan BPD memiliki peran yang sangat besar dan strategis dalam pembangunan ekonomi di daerah.
BPD saat ini berkembang dan bertransformasi untuk menjadi lembaga keuangan yang modern, profesional, dan berdaya saing tinggi dengan teknologi yang semakin canggih.
“Perkembangan positif ini tidak lepas dari upaya BPD dalam meningkatkan kinerja keuangannya,” terangnya.
Ia mengatakan acara Undian Simpeda merupakan salah satu bentuk komitmen Asbanda untuk terus mendorong pengembangan produk perbankan yang dapat memberikan manfaat dan solusi untuk seluruh nasabah.
Program Tabungan Simpeda ini juga memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
“Acara Undian Simpeda yang diselenggarakan rutin pada setiap periodenya, kali ini dapat dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat, suatu provinsi yang begitu indah, rapi, serta membanggakan kita semua,” ucapnya.
Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson menyatakan menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan atas kepercayaan yang telah diberikan Asbanda kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Bank Kalbar untuk menjadi tuan rumah.
“Kegiatan Penarikan Undian Simpeda Tingkat Nasional ini merupakan perhelatan akbar Undian Nasional Tabungan Simpeda BPD seluruh Indonesia yang dilaksanakan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan customer loyalty dan sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia BPD seluruh Indonesia,” paparnya.
Harisson memaparkan, saat ini pemerintah daerah sedang mendorong agar pemerintahan desa dapat melaksanakan transaksi non-tunai dalam pengelolaan keuangan desa. Sampai saat ini, dari 2.046 Desa di Kalimantan Barat, sudah terdapat 1409 desa atau 68,9 persen yang melaksanakan transaksi non tunai.
Dalam kesempatan itu, Harisson mengatakan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi hadir untuk memberikan penghargaan atas upaya kolektif para Kepala Daerah dalam membangun desa.
“Di Kalimantan Barat hanya ada desa mandiri, maju, dan berkembang. Pada tahun 2024 tidak ada lagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal,” imbuhnya.
Pihaknya membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, serta stakeholder agar mampu mendorong perekonomian desa, perekonomian daerah dan berdampak pula pada keberhasilan pencapaian target-target perekonomian nasional.
Sugito, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Kalimantan Barat karena sejak tahun 2019, pemerintah daerah memberikan konsentrasi untuk menaikkan status desa.
“Pada tahun 2019 desa mandiri baru 87, pada tahun 2024 ini sudah mencapai 1079 desa. Ini capaian yang luar biasa bagi Kalimantan Barat,” paparnya.
Kegiatan Welcoming Dinner Undian Tabungan Simpeda Periode ke-1 2024 juga dirangkai dengan penyerahan lencana dan penghargaan kepada kepala daerah atas komitmen dalam mengentaskan desa tertinggal dan sangat tertinggal di Kalbar. (sti/ser)
Editor : A'an