PONTIANAK - DPP PKS akhirnya mengeluarkan Surat Rekomendasi barunya dengan mendukung pasangan Sutarmidji-Didi Haryono di Pilgub Kalbar 2024 ini. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua DPW PKS Kalimantan Barat, Arif Joni Prasetyo kepada sejumlah wartawan.
"Sudah keluar surat rekomendasi dari DPP PKS untuk pasangan Midji-Didi (Sutarmidji-Didi Haryono) di Pilgub Kalbar," ucapnya Jumat(16/8) kepada sejumlah wartawan.
Menurut Arif, dukungan kepada pasangan Midji-Didi sudah disampaikan DPW PKS Kalbar kepada DPP PKS di Jakarta. Nantinya akan disusul dengan dikeluarkannya formulir B1.KWK (Surat Dukungan Parpol), yang akan diserahkan secara serentak nasional.
"Tanggal 20 Agustus 2024 mendatang, formulir B1.KWK akan diserahkan secara serentak kepada bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diusung PKS," ujarnya.
Tak hanya mendukung pasangan Midji-Didi, PKS rupanya juga merekomendasikan bakal calon kepala daerah dari 14 Kabupaten dan Kota di Kalbar. Diantaranya untuk Kota Pontianak, PKS mengusung pasangan Edi Kamtono-Bahasan. Untuk Kabupaten Sambas dipastikan surat dukungan jatuh kepada pasangan Rofi-Sabib. "Kabupaten Kubu Raya, PKS mengusung pasangan Rusman Ali-Fachri," katanya.
Untuk Kabupaten Mempawah, PKS sudah memberikan dukungan kepada Bupati incumbent, Erlina Ria Norsan. Untuk Pilwako Singkawang, PKS menjatuhkan pilihannya kepada pasangan Abdul Muthalib-Irwan. Sementara di Kabupaten Bengkayang, jatuhnya kepada kepala daerah petahana, Darwis-Syamsurizal. "Untuk Kabupaten Sanggau, PKS mendukung pasangan John Hendri-Usman. Untuk Melawi kepada Dadi-Malin," kata dia.
Di Kabupaten Kapuas Hulu, PKS merapatkan barisannya mendukungan Wahyu Hidayat. Di Kabupaten Sintang masih berproses dan diprediksi surat dukungannya jatuh kepada pasangan Eri Jambri-Sukamto. Untuk Kabupaten Kayong Utara, PKS mengusung Rommy Bersama pasangannya," ujarnya.
Arif melanjutkan dukungan PKS kepada calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada 14 wilayah dan 1 Pilgub Kalbar karena berbagai pertimbangan. Yang pertama tentunya survei calon kepala daerah yang diusung adalah elektabilitasnya tinggi. Pertimbangan lain tentu kerja-kerja bakal calon kepala daerah yang diusung berbasis rakyat.(den)
Editor : A'an