Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Pengayoman ke-79 Kemenkumham, Harisson: Wujudkan Kepastian Hukum Berpihak kepada Masyarakat

A'an • Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:31 WIB
PENGHARGAAN: Pj Gubernur Harisson menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda Kalbar usai apel Hari Pengayoman ke-79 di Halaman Kantor Gubernur, Senin (19/8).
PENGHARGAAN: Pj Gubernur Harisson menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda Kalbar usai apel Hari Pengayoman ke-79 di Halaman Kantor Gubernur, Senin (19/8).

PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson memimpin apel pembukaan rangkaian kegiatan Hari Pengayoman ke-79 Lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalbar di Halaman Kantor Gubernur, Senin (19/8) pagi. 

Dalam sambutannya, Harisson menekankan pentingnya memaknai sejarah Hari Pengayoman, yang sebelumnya dikenal sebagai Hari Dharma Karya Dhika (HDKD).

“Perubahan nama dari HDKD menjadi Hari Pengayoman ini perlu diingat, dan disemarakkan. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk menghargai sejarah, dan peran Kemenkumham,” katanya. 

Dalam suasana penuh kebersamaan itu, Harisson mengajak seluruh insan pengayoman untuk sejenak merenungkan makna tema yang diusung.

Yakni, Mengabdi untuk Negeri, Menuju Indonesia Emas 2045. Tema tersebut, kata dia, mengingatkan bahwa pengabdian adalah esensi dari setiap pekerjaan yang dilakukan. 

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen yang harus kita implementasikan di dalam setiap tindakan.

Pengabdian kita kepada negeri tercinta, melalui penguatan hukum, dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), adalah tugas mulia yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab, dan integritas,” pesannya. 

Lebih dari itu, dirinya menyebut bahwa mengabdi untuk negeri berarti harus siap memberikan yang terbaik.

Dan bukan hanya dalam tataran pelayanan publik, tetapi juga dalam kepastian hukum, perlindungan HAM, serta pembentukan regulasi yang berpihak kepada masyarakat. 

“Kita harus dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan negara hukum yang berkeadilan dan demokratis.

 Momen ini menandai sebuah era baru dalam perjalanan kita, di mana semangat pengayoman menjadi pusat dari dedikasi untuk selalu hadir, semakin dipercaya, dan berkualitas dalam memberikan pelayanan terbaik kita kepada masyarakat,” paparnya. 

Kemudian, sejak berdiri, Kemenkumham, kata dia, telah berkomitmen menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum, dan perlindungan HAM di Indonesia dari waktu ke waktu.

Untuk itu, ia juga berharap Kemenkumham dapat terus berbenah, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi dinamika hukum, dan menjawab kebutuhan masyarakat. 

Sebab puncak keberhasilan saat ini, menurutnya, bukan hanya terukur dari prestasi yang telah diraih, tetapi dari seberapa besar dampak positif dan kemanfaatan yang diberikan kepada masyarakat. 

“Setiap langkah kecil kita, harus menuju satu arah yang sama, yaitu untuk kemajuan, dan kesejahteraan bangsa.

Saya mengajak seluruh jajaran Kemenkumham, serta seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama menggelorakan semangat pengabdian ini.

Kita harus memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (bar/r)

Editor : A'an
#kemenkumham #HDKD #hari pengayoman #harisson #kalbar #Pj gubernur kalbar #ham