BANDA ACEH - Dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) di Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson bersama Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar Windy Prihastari berkesempatan mengunjungi Gedung Dekranasda Aceh Besar dan Sanggar Warisan Budaya, Senin (9/9).
Dalam kesempatan itu, Harisson dan Windy melihat beberapa koleksi kerajinan khas karya perajin Aceh. Keduanya merasa tertarik dengan keindahan dan keunikan sejumlah kerajinan khas Aceh, serta membelinya sebagai oleh-oleh.
Windy Prihastari mengungkapkan, seperti halnya Kalbar, setiap daerah mempunyai kerajinan khas masing-masing, dengan karakteristik dan nilai seni yang tinggi. Termasuk ragam corak yang berbeda-beda, yang masing masing memiliki cerita dan filosofi tersendiri.
Setidaknya ada tiga jenis produk kerajinan perajin Aceh Besar yang ditampilkan di Gedung Dekranasda Aceh Besar. Diantaranya ada anyaman bili untuk sange, anyaman bili untuk boks (kotak), serta produk songket Abaka.
Produk inovasi anyaman rotan Kabupaten Aceh Besar, saat ini cukup diminati baik oleh kalangan masyarakat lokal maupun luar Aceh. Dimana anyaman rotan merupakan produk unggulan Kabupaten Aceh Besar yang dibina oleh Dekranasda Kabupaten Aceh Besar dan telah mengikuti berbagai lomba inovasi di tingkat daerah maupun nasional. (bar/r)
Editor : A'an