Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Anugerah Budaya Gaungkan Kembali Tenun Khas Kalbar

Miftahul Khair • Sabtu, 14 September 2024 | 11:46 WIB
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.
Rita Hastarita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

PONTIANAK - Malam Anugerah Kebudayaan yang dihelat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat belum lama ini turut sekaligus menggaungkan tenun khas Kalbar. Tujuannya agar berbagai hasil tenunan terus terjaga dan tak hilang ditelan zaman.

“Momentum Anugerah Kebudayaan ini saya dan para tamu yang hadir menggunakan pakaian berbahan tenun khas Kalbar. Penggunaan pakaian bermotif tenun Kalbar sekaligus memperingati hari tenun nasional,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita, Jumat (13/9).

Pada kegiatan itu juga menampilkan fashion show oleh tamu undangan, peserta pelatihan tenun serta profesional model. Menurutnya fashion show produk turunan tenun tradisional diselenggarakan sebagai upaya untuk mengangkat dan memodernisasi warisan budaya yang kaya ini ke dalam dunia fashion kontemporer.

Latar belakang kegiatan ini adalah keinginan untuk menjembatani antara keindahan dan keunikan tenun tradisional dengan trend fashion masa kini, sehingga tenun tidak hanya dilihat sebagai produk budaya yang statis, tetapi sebagai bahan yang dinamis dan relevan dalam industri mode global.

Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, bagaimana tenun tradisional dapat diolah menjadi berbagai produk fashion yang elegan dan inovatif, serta mendorong pelaku industri mode dan masyarakat untuk lebih menghargai dan mendukung keberlanjutan kerajinan tenun lokal.

Di acara tersebut juga diserahkan penghargaaan kepada penenun, perempuan pelestari tenun, maestro dan pelestari budaya dari seluruh kabupaten kota di Kalbar. Penghargaan juga diberik kepada Ketua Dekranasda Kalbar Windy Prihastari sebagai perempuan pelestari tenun.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada 12 orang terpilih pada kategori anak, pelopor, pelestari dan kategori maestro. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Barat terhadap kontribusi pihak-pihak dalam upaya pelestarian tenun maupun adat tradisi serta kesenian yang ada di Kalimantan Barat.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi langkah awal untuk tindakan yang lebih besar dalam melestarikan kebudayaan sebagai identitas Kalimantan Barat. Apresiasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi pemantik semua peggiat budaya untuk terus berkarya serta melestarikan dan mengembangkan ragam kekayaan budaya Kalimantan Barat ,” tutupnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#malam anugerah kebudayaan #DISDIKBUD KALBAR