Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lismaryani Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Edi, Relawan Kemanusiaan Kalbar

A'an • Rabu, 18 September 2024 | 12:15 WIB
BINCANG : Ketua PMI Kalbar Lismaryani berbincang dengan keluarga korban di RSUD Soedarso, Rabu (18/9).
BINCANG : Ketua PMI Kalbar Lismaryani berbincang dengan keluarga korban di RSUD Soedarso, Rabu (18/9).

PONTIANAK - Rasa duka yang mendalam juga dirasakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat (Kalbar) Lismaryani Sutarmidji atas wafatnya salah satu relawan kemanusiaan Kalbar, Edi Seftiadi yang merupakan Anggota Korps Suka Rela (KSR) PMI Unit Universitas Tanjungpura (Untan). Hal tersebut disampaikan, saat Lismaryani mendatangi Kamar Jenazah RSUD Soedarso, untuk mendampingi jenazah, bersama adik, dan keluarga korban.

"Kami sampaikan duka mendalam, memang Edi ini relawan yang aktif di provinsi. Semoga Edi khusnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dengan cobaan ini. Duka cita untuk relawan kemanusiaan kami," ujar Lismaryani.

Lismaryani juga sempat ikut menenangkan keluarga korban yang merasa sangat kehilangan. Terlihat adik korban juga masih belum bisa diajak komunikasi, karena terus menangisi korban.

"Salah satu keluarga akan kami fasilitasi untuk ikut kepulangan mengantar jenazah, jenazah akan didampingi pengurus PMI Kalbar untuk kepulangan," katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris PMI Kota Pontianak Lusi mengenang, Edi merupakan anak yang baik. Di tengah kesibukan almarhum menjalani semester terakhir kuliahnya, Edi biasanya tetap aktif menyediakan makanan di kantin untuk para pendonor di PMI Kota Pontianak. "Kami begitu kehilangan," ujar Lusi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari kegiatan Perkemahan Relawan PMI) se-Kalbar yang digelar di Desa Wisata, Taman Agrowisata Rekadena, Jalan Jeruju Darat, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di area perkemahan menimpa salah satu tenda peserta, hingga memakan korban jiwa, satu orang meninggal dunia.

Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Harisson yang menerima informasi tersebut mengungkapkan, perkiraan kejadian terjadi pada pukul 04.30 WIB, Rabu (18/9). "Angin kencang tiba-tiba di Area Perkemahan disertai hujan. Hujan setelah azan subuh, pohon tumbang di Area Perkemahan, menimpa tenda nomor enam (perkiraan jam 04.30 WIB)," ungkap Harisson dari laporan tertulis yang ia terima.

Lebih lanjut dijelaskan, isi tenda yang tertimpa pohon terdapat 10 orang peserta laki-laki. Dengan rincian, tujuh orang dalam kondisi baik, dua luka-luka, dan satu orang meninggal dunia. Dari dua korban luka-luka, pertama berinisial EK mengalami memar, dan satu lagi inisial N mengalami patah kaki. Sedangkan korban meninggal dunia tertimpa pohon merupakan KSR Untan Perwakilan PMI Kota Pontianak asal Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, inisial E.

"Sementara peserta (yang lain) mengungsi di Aula Depan, area perkemahan dikosongkan, dan akan dievakuasi atau dibawa ke Markas PMI Kalbar. Korban meninggal saat ini sudah di Kamar Mayat RSUD Soedarso. Untuk perawatan dua korban ditangani di RS Kota Pontianak," terangnya.

Sementara evakuasi barang-barang peserta belum bisa dilakukan, karena masih terjadi angin kencang, dan hujan deras di lokasi. Dimana di lokasi tersebut terdapat total 14 tenda, yakni Family Tend dengan kapasitas masing-masing 10 orang.

"Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di acara perkemahan relawan PMI se-Kalbar. Semoga korban meninggal husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, serta ketabahan. Untuk korban luka-luka semoga segera pulih, dan sehat kembali," harapnya.(bar)

Editor : A'an
#Relawan Kalbar #Lismaryani Sutarmidji #kabar duka