Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Buat Tinta dari Kulit Buah, SMA Gembala Baik Raih Emas Lomba Sains Ajang Wice 2024

A'an • Sabtu, 28 September 2024 | 07:50 WIB
BERPRESTASI: Foto: Tim Gembala Baik dari kiri Wirya, Jennifer, Nadine, Fransiska, dan Jeslyn sesaat setelah menerima medali emas ajang WICE 2024 di MAHSA University, Jenjarom, Selangor, Malaysia.
BERPRESTASI: Foto: Tim Gembala Baik dari kiri Wirya, Jennifer, Nadine, Fransiska, dan Jeslyn sesaat setelah menerima medali emas ajang WICE 2024 di MAHSA University, Jenjarom, Selangor, Malaysia.

PONTIANAK - Lima pelajar Gembala Baik yang tergabung dalam ekskul Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA Gembala Baik berhasil menyabet Medali Emas setelah tampil memukau pada final lomba sains tingkat internasional ajang 6th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2024 Malaysia.

Babak final WICE 2024 berlangsung secara hybrid dengan tuan rumah Malaysian Allied Health Sciences Academy (MAHSA) University, Jenjarom, Selangor, Malaysia pada 20 – 25 September 2024.

Tim Gembala Baik terdiri dari tiga pelajar Kelas XII MIPA Plus atas nama Jennifer Lie, Wirya Adhikara, Valeria Nadine dan dua pelajar XI MIPA Plus atas nama Jeslyn Anastasya Jolie dan Fransiska Jessica Putri Sabani dengan guru pembimbing Winny Kurniawan, S.Si.,M.Si.  

Final WICE 2024 diselenggarakan secara hybrid oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan MAHSA University yang didukung oleh  Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA),  Association of Young AYRID Mesir, Red Nacional de Actividades Juveniles en Ciencia y Tecnologia (RED Mexico), Bangladesh dvance Robotics Center (BARRC Bangladesh), International Festival of Engineering Science and Technology in Tunisia (I-FEST2 ), Дозα СреЌα, CYGNUS, Sociedad Latinoamericana de Ciencia y Tecnologia (SOLACYT Mexico), dan Emirates Science Club. 

WICE 2024 diikuti oleh 586 finalis berasal 15 negara seperti United States of America (USA), United Arab Emirates (UAE), South Korea, South Africa, Thailand, Mexico, Belarus, Kazakhstan, Turkmenistan, Turkey, India, Vietnam, Bangladesh, Malaysia, dan Indonesia. 

“Ada 152 tim finalis yang mengikuti WICE secara offline satu diantaranya tim dari Gembala Baik” rinci Winny selaku pembimbing dan supervisor tim Gembala Baik. Ada lima kategori yang dilombakan, yaitu Applied Life Sciences, Applied Physics and Engineering, Innovative Sosial Science, Environmental Science, dan IT and Robotics. 

“Tim kami mengikuti kategori applied life sciences dan memilih kompetisi jalur offline,” cerita Fransiska selaku anggota tim baru. “Ini kesempatan kedua kami mengikuti LKTI internasional bersama kakak kelas, sebelumnya kami mengikuti ajang JSIF 2024 secara online pada akhir Juli lalu,” tambah Jeslyn yang juga merupakan anggota baru dalam tim KIR Gembala Baik.  

“Senang bisa mengikuti secara langsung final tahun 2024 di Malaysia, bertemu peserta dari negara lain seperti Bangladesh, Thailand, dan Mexico yang standnya bersebelahan,” ungkap Nadine sebagai anggota tim.

Inovasi yang diangkat pada ajang WICE kali ini terkait dengan pemanfaatan limbah organik ramah lingkungan untuk pembuatan tinta. ”Kami mengangkat potensi pembuatan tinta whiteboard atau printer berbahan dasar kulit buah,” ungkap Wirya anggota tim lainnya. 

“Kami membandingkan tampilan fisik dan kimiawi tinta berbahan batok kelapa, kulit manggis dan buah naga yang banyak kita jumpai di sekitar kita,” rinci Jennifer selaku ketua tim.

Penampilan tim Gembala Baik mendapatkan banyak pujian dari juri.  “Anak-anak melaporkan bahwa juri dari Malaysia sempat memuji inovasi yang ditawarkan karena sangat mungkin untuk diimplementasikan ke skala industri yang lebih besar,” tambah Winny yang juga merupakan salah satu guru mata pelajaran Karya Tulis Ilmiah SMA Gembala Baik.

Terpisah, Anastasia Kran, S.Ag.,M.Th., selaku Kepala Sekolah mengucapkan puji syukur kepada Tuhan dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memungkinkan tercapainya prestasi internasional ini.

“Terima kasih atas doa restu dan bantuan dari pastor pengurus yayasan, dukungan dan bantuan dari para  orang tua peserta lomba, motivasi dari pengawas pembina dari dinas pendidikan provinsi Ibu Legina Lestari, doa, izin dan dispensasi dari guru-guru, bantuan staf sekolah,  dan secara khusus pembimbingan dari pak Winny,” ucap biarawati Kongregasi Fransiskanes Sambas, Suster M. Dionesia, KFS.

“Semoga prestasi ini dapat memotivasi anak-anak lain untuk terus berprestasi sesuai semboyan sekolah Tiada Hari Tanpa Prestasi” pungkas Kepala Sekolah yang akrab di sapa Suster Dion ini. (r/ser/*)

         

         

         

         

  

 

Editor : A'an
#SMA Gembala Baik #Medali Emas #WICE 2024