Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hadiri Peringatan Kelahiran Nabi Kongzi, Didi Serukan Pentingnya Merawat Persaudaraan

A'an • Senin, 30 September 2024 | 13:15 WIB
HADIR : Cawagub Kalbar nomor urut 1, Didi Haryono saat menghadiri peringatkan hari kelahiran Nabi Kongzi 2575 yang digelar YBS Pontianak, Minggu (29/9).
HADIR : Cawagub Kalbar nomor urut 1, Didi Haryono saat menghadiri peringatkan hari kelahiran Nabi Kongzi 2575 yang digelar YBS Pontianak, Minggu (29/9).

PONTIANAK - Calon Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Didi Haryono menyerukan pentingnya merawat persatuan, dan persaudaraan sebagaimana yang diajarkan semua agama, termasuk Konghucu. Hal ini disampaikan saat dirinya menghadiri dua rangkaian kegiatan peringatkan hari kelahiran Nabi Kongzi 2575 di Kota Pontianak, Minggu (29/9).

Dua kegiatan tersebut digelar terpisah. Pertama, kegiatan dilaksanakan oleh Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Kalbar. Sementara kegiatan kedua digelar oleh Yayasan Bhakti Suci (YBS) Pontianak.

NABI KONGZI : Cawagub Kalbar nomor urut 1, Didi Haryono saat menghadiri peringatkan hari kelahiran Nabi Kongzi 2575 yang digelar Matakin Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (29/9).
NABI KONGZI : Cawagub Kalbar nomor urut 1, Didi Haryono saat menghadiri peringatkan hari kelahiran Nabi Kongzi 2575 yang digelar Matakin Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (29/9).

Kehadiran Didi Haryono pada dua kegiatan itu disambut antusias oleh para tokoh Tionghoa. Sambutan hangat, dan pelukan menjemput kehadiran mantan Kapolda Kalbar itu. Pria kelahiran Sambas tahun 1962 itu pun dengan ramah menyalami sejumlah tokoh Tionghoa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Didi mengatakan, seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Termasuk pula agama Konghucu yang juga menuntun manusia berbudi pekerti baik, rendah hati, menjunjung tinggi persaudaraan, dan kemanusiaan. "Dalam agama Islam yang saya imani, juga sama. Kewajiban manusia berakhlak mulia atau akhlakulkarimah," ungkapnya.

Nilai-nilai hidup yang baik itu, lanjut dia, telah dicontohkan nabi konghucu, dan mesti menjadi pedoman dalam merawat persaudaraan, dan keberagaman. Apalagi, tema dalam peringatan hari lahir nabi kongzi tersebut sangat dalam. "Seorang Jun Zi (Susilawan) mau berlomba, tetapi tidak mau berebut, mau berkumpul, tetapi tidak mau berkomplot," ungkapnya.

Menurut, Didi tema yang diangkat sangatlah relevan dengan kondisi saat ini dimana masyarakat akan memilih pemimpin daerah. Yakni, bagaimana menciptakan kehidupan yang saling menghormati, dan toleransi. "Apapun identitas etnis, golongan, dan agama, kita harus bersungguh-sungguh membangun kehidupan yang rukun, harmoni, dan saling menghargai sesama umat manusia," ungkapnya.

Disamping itu, seluruh pihak menurutnya juga harus merawat kepentingan bangsa di atas segalanya. "Harapan kita penyelenggaraan Pilkada dapat berjalan kondusif, pilihan berbeda biasa. Tapi persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya," pungkasnya.(bar/r)

Editor : A'an
#didi haryono #toleransi #Nabi Kongzi