Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Transformasi Imam Masjid Melalui Sertifikasi dan Program Pemberdayaan

Miftahul Khair • Kamis, 3 Oktober 2024 | 12:08 WIB
Pertemuan antara pengurus IPIM Kalbar dan Kakanwil Kemenag Kalbar, Rabu (2/10).
Pertemuan antara pengurus IPIM Kalbar dan Kakanwil Kemenag Kalbar, Rabu (2/10).

PONTIANAK - Pengurus Pimpinan Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kalimantan Barat mengadakan silaturrahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, H. Muhajirin Yanis pada Rabu (2/10). Pertemuan tersebut memperkenalkan kepengurusan baru IPIM Kalbar periode 2023-2028 serta membahas berbagai program unggulan yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Ketua PW IPIM Kalbar, Muammar Khadafi, memaparkan beberapa program unggulan yang menjadi fokus utama IPIM. Salah satu program yang akan dijalankan adalah sertifikasi bagi imam masjid.

Sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para imam masjid di Kalimantan Barat, memastikan mereka memiliki keahlian yang memadai dalam menjalankan tugas keagamaan, kepemimpinan, serta pengelolaan masjid. "Dengan sertifikasi ini, diharapkan imam masjid dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jamaahnya," ungkapnya di Pontianak.

Selain sertifikasi, IPIM juga berfokus pada peningkatan peran dan pemberdayaan imam masjid. Program ini akan memberikan pelatihan kepemimpinan, manajemen masjid, serta pemberdayaan sosial, sehingga para imam bisa berperan lebih aktif dalam membangun komunitas dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat.

IPIM juga berkomitmen untuk menyebarkan imam berkualitas ke seluruh masjid di Kalimantan Barat. Program ini akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk memastikan setiap masjid. "Terutama di daerah-daerah yang kekurangan imam, memiliki pemimpin yang mampu membina jamaah dengan baik dan memberikan bimbingan yang diperlukan," jelasnya.

Kesejahteraan para imam, kata dia, juga menjadi perhatian utama IPIM. Oleh karena itu, program pemberian gaji bulanan dan jaminan kesehatan bagi imam masjid akan diperjuangkan. Program ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan fokus bagi para imam dalam menjalankan tugas mereka tanpa harus khawatir dengan masalah ekonomi pribadi.

Selain itu, IPIM juga berencana untuk membentuk koperasi bagi imam masjid. "Koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi para imam melalui usaha bersama dan kegiatan produktif lainnya, sesuai dengan SK Pusat dalam bidang ekonomi," ujar Khadafi.

Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, H. Muhajirin Yanis, menyambut baik program-program yang direncanakan IPIM. Ia menekankan pentingnya peran imam masjid dalam menjaga kualitas keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Muhajirin juga menyoroti pentingnya intensitas dan jumlah imam yang memadai di seluruh masjid Kalimantan Barat, serta perlunya identifikasi data imam dan masjid melalui website IPIM yang baru diluncurkan.

"Semoga IPIM mampu berperan sebagai wadah yang memuliakan para imam masjid dan memperbaiki tata kelola masjid di Kalbar,” harap Muhajirin. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#sertifikasi imam masjid #IPIM Kalbar #pemberdayaan imam masjid