PONTIANAK – Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian mengatakan, secara bertahap pedagang yang berjualan di Jalan MT Haryono akan direlokasi ke Jalan Letkol Sugiono. Agar relokasi pedagang berjalan lancar, pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
"Jalan MT Haryono itu tidak diperuntukkan untuk berjualan. Tempat berjualan yang sudah ditetapkan Pemkot Pontianak itu di Jalan Letkol Sugiono. Mulai tanggal 6 Oktober lalu, pedagang sudah pindah ke Jalan Letkol Sugiono," ujar Ani Sofian, Selasa (15/10).
Sambil berjalan, kata dia, dalam dua minggu ini pihaknya sudah mengumpulkan perwakilan pedagang, Camat Pontianak Selatan, Lurah Paritokaya, Lurah Akcaya, Ketua RT setempat, pengurus gereja, perwakilan FKUB, beberapa OPD, kadis dan Perusda Aneka Usaha.
Tujuannya untuk membicarakan lokasi tempat jualan baru bagi pedagang Jalan MT Haryono yang pindah di Jalan Letkol Sugiono.
Secara umum perwakilan pedagang, masyarakat sekitar, pengurus gereja dan pengurus FKUB mendukung perpindahan pedagang tersebut. Namun terdapat beberapa catatan, pertama mereka minta agar Pemkot Pontianak dapat menyiapkan tempat parkir gratis terutama pada umat yang akan beribadah ke gereja.
Pemkot, kata dia, akan memberikan tempat parkir gratis itu. Yakni di Jalan Letkol Sugiono lama. Nanti umat yang akan beribadah akan diberikan tanda sehingga mereka akan lancar menuju tempat ibadah dan kendaraannya akan dijaga tanpa dikenakan tarif parkir.
Pemkot Pontianak juga telah meminta jadwal kegiatan rumah ibadah tersebut agar setiap mereka melakukan kegiatan dapat dibantu oleh Pol PP dan Dishub Kota Pontianak.
Dia menuturkan bahwa pedagang di MT Haryono itu adalah pedagang sekitaran GOR. Dikarenakan GOR di tata ulang, maka mereka dipindah sementara di MT Haryono. Lebih dalam, kata dia, semula jumlah pedagang di sana ada 186, karena cukup lama berada di MT Haryono, maka jumlah pedagang terus bertambah hingga 500 pedagang.
Lima ratus pedagang itu bukan hanya orang Pontianak saja. Melainkan ada dari Kubu Raya dan Mempawah. Mengingat wilayah MT Haryono itu terdapat pemukiman penduduk, kemudian ada fasilitas olahraga, sekolah, SPBU dan tempat ibadah berakibat wilayah tersebut jadi kumuh.
Utamanya saat hari Minggu, jalan tidak rapi, median jalan digunakan sebagai tempat lesehan, di atas rumput jadi tempat parkir sehingga rumput jadi mati.
Jalan Letkol Sugiono ini, kata dia, akan ditata. Terutama untuk penampungan pedagang akan disesuaikan dari jenis barang yang mereka jual. Dia akan mengupayakan semua pedagang bisa berjualan di Jalan Letkol Sugiono. Untuk jangka panjangnya, Pemkot akan siapkan WC umum dan fasilitas lainnya secara bertahap dirapikan demi kenyamanan bersama.
"Saya optimis pedagang UMKM di Jalan Letkol Sugiono akan semakin nyaman dan mudah-mudahan membantu pendapatan pedagang, dan perputaran perekonomian madyarakat Pontianak semakin baik, sehingga anggka pengangguran dan kemiskinan berkurang," tutupnya.(iza)
Editor : A'an