PONTIANAK - Rapat Paripurna Intern Penyampaian Pengumuman Calon Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Barat periode 2024-2029 digelar pada hari Selasa(22/10) pagi di Ruang Utama Gedung DPRD Kalbar.
Rapat paripurna tersebut dihadiri sebanyak 37 anggota dewan. Pimpinan Sementara selanjutnya membacakan siapa nama-nama pimpinan Parlemen Kalbar yang akan menahkodai DPRD Kalbar untuk lima tahun ke depan.
Minsen, Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan bahwa DPRD Kalbar sesuai kewenangannya memiliki tufoksi yang diatur dalam undang-undang. Seperti fungsi pembentukan perda, pengawasan, dan budgeting.
Selanjutnya politisi PDI Perjuangan tersebut menyampaikan perolehan kursi partai pemenang pileg 2024 secara berurutan hasil pileg 2024. Sebagaimana diketahui dengan jumlah 65 anggota DPRD Kalbar periode 2024-2029, dewan Kalbar memiliki 4 pimpinan definitif (1 ketua dan 3 wakil ketua).
Perolehan kursi terbanyak pertama adalah PDIP dengan 13 kursi, kedua dari Partai Nasdem dengan perolehan 10 kursi. Sementara perolehan kursi terbanyak ketiga dari Partai Golkar dengan 9 kursi dan keempat Partai Gerindra dengan perolehan 9 kursi. "Yang berhak mengisi kursi pimpinan definitif adalah dari parpol kursi terbanyak pertama, kedua, ketiga, dan keempat," ucap Minsen.
Berdasarkan surat dari DPD, DPP bahwa parpol-parpol di Parlemen Kalbar sudah menyampaikan nama-nama pimpinan definitif. Surat dari DPP PDI Perjuangan misalnya menunjuk nama Paulus Andy Mursalim sebagai Ketua DPRD Kalbar 2024-2029.
Dari DPP Nasdem memutuskan Syarifah Hadijah Fitria sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan pertama. Dari DPP Golkar menunjuk Prabasa Anantatur sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan kedua. Dan terakhir adalah surat dari DPD Gerindra menunjuk Noval Nofiendra Rusman Ali sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan ketiga. (den)
Editor : A'an