SUNGAI RAYA - Ratusan masyarakat yang didominasi oleh kalangan emak-emak antusias menyambut Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji saat menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (24/10) sore. Mereka yang diberi gelar oleh Sutarmidji sebagai pasukan relawan emak-emak itu menyatakan anti terhadap politik uang, dan siap memenangkan pasangan nomor urut 1, Sutarmidji-Didi Haryono (Midji-Didi).
“Pasukan relawan emak-emak siap menangkan pasangan nomor 1, mereka bertekad kalau ada yang beri duit, ambil duitnya, dan pasti tak mereka pilih. Karena kata mereka sudah ada calon yang mengumpulkan ketua-ketua RT, emak-emak akan jaga TPS, dan serahkan yang beri duit ke aparat,” ungkap Midji-sapaan karibnya.
Sementara itu, ratusan emak-emak yang hadir akan istikamah memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 1, Midji-Didi. Program-program yang jelas dari pasangan calon gubernur, dan wakil gubernur Kalbar itu menjadi alasan kuat para emak-emak untuk menentukan pilihan mereka. Selain itu Sutarmidji pun dinilai sebagai sosok pemimpin yang tidak ingkar janji.
Terbukti sejumlah program yang dijanjikan Sutarmidji di periode pertama menjabat sebagai Gubernur Kalbar sudah ditunaikan. Diantaranya ada program sekolah gratis bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri. Serta pembangunan di bidang kesehatan, dan infrastruktur.
Salah satu emak-emak, Raibiah memastikan dirinya bakal memilih pasangan calon gubernur, dan wakil gubernur Kalbar nomor urut 1, Midji-Didi. Program-program yang sudah terbukti, dan sangat dirasakan masyarakat menjadi pertimbangannya menjatuhkan pilihan ke pasangan calon tersebut. “Kita pasti mendukung Pak Sutarmidji nomor 1, program-program beliau (Sutarmidji) sudah dirasakan masyarakat," ungkap Rabiah.
Cagub Kalbar nomor urut 1, Sutarmidji memastikan pendidikan masih menjadi perhatiannya, jika kembali diberikan amanah oleh masyarakat sebagai gubernur. Seperti halnya pada periode pertama sektor pendidikan pun menjadi perhatian serius. Dimana sudah ada program menggratiskan biaya pendidikan bagi pelajar SMA/SMK, dan SLB negeri di seluruh kabupaten/kota di Kalbar, yang akan terus dilanjutkan.
Kemudian memberikan bantuan 30 ribu set seragam sekolah kepada pelajar yang membutuhkan setiap tahunnya, juga akan diteruskan. Lalu pembangunan sebanyak 69 gedung SMA/SMK di seluruh Kalbar untuk mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat. Termasuk Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu kabupaten/kota yang banyak dibangun SMA/SMK baru. Dan itu juga akan terus ditingkatkan di periode kedua nanti.
“Kalau saya terpilih lagi menjadi gubernur saya akan bangun lagi lebih dari 100 SMA/SMK supaya anak anak tidak lagi putus sekolah, itu paling penting, jangan sampai putus sekolah,” pesannya.
Kemudian di periode kedua nanti, ia berjanji beasiswa juga akan menyasar anak-anak kuliah. Agar generasi mudah Kalbar semakin banyak yang bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Program ke depan akan saya siapkan untuk 5.000 mahasiswa/mahasiswi mendapatkan beasiswa setiap tahun dari pemprov (pemerintah provinsi) Kalbar,” pungkasnya. (bar/r)
Editor : A'an