Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Satarudin Jabat Ketua DPRD Pontianak, Prioritas Entaskan Kemiskinan

A'an • Jumat, 25 Oktober 2024 | 10:54 WIB

 

 

PIMPINAN: Satarudin kembali menjabat Ketua DPRD Kota Pontianak.
PIMPINAN: Satarudin kembali menjabat Ketua DPRD Kota Pontianak.

PONTIANAK - Satarudin kembali menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Pontianak setelah Kamis (24/10) kemarin diambil sumpah sebagai pimpinan. Untuk unsur pimpinan lainnya, dijabat oleh Yoggy Perdana Putra perwakilan Partai Gerindra, Bebby Nailufa dari Partai Golkar, dan Agus Sugianto dari Partai Nasdem.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua PDI Perjuangan, Ibu Megawati atas dipercayakannya saya untuk kembali menjadi ketua DPRD Pontianak. Ini adalah kali ketiga saya menjabat posisi sebagai Ketua DPRD Pontianak,” ungkap Satarudin.

Dengan jabatan ini, pastinya akan banyak amanat rakyat yang akan terus diperjuangkan. Sesuai dengan semboyan PDI Perjuangan, apapun kehendak rakyat para kader PDI Perjuangan akan ada bersama mereka.

Di kepemimpinannya ini, pasti fokus DPRD Pontianak masih di seputaran keadaan Kota Pontianak. Dalam penentuan kebijakan dia juga menunggu Wali Kota terpilih, sebab untuk saat ini posisi orang nomor satu Pontianak masih diisi pejabat sementara. Sehingga dalam menentukan kebijakan masih terbatas.

Setelah wali kota definitif terpilih, kata Satar, akan melihat rumusan visi misi yang akan dikerjasamakan dengan DPRD dalam pembahasan di rapat paripurna, dan di komisi-komisi.

Secara pribadi, fokus Kota Pontianak masih di seputaran infrastruktur, kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Diapun ingin penanganan kemiskinan ekstrem dan pengangguran dapat dientaskan.

Menurutnya, persoalan yang dia sebutkan ini akan bisa dientaskan dengan catatan ke semua pemangku kebijakan memiliki arah dan kemauan yang sama untuk mengentaskan semua persoalan ini.

Setelah dilakukan pengucapan sumpah unsur pimpinan, diapun akan melakukan pembentukan unsur pimpinan lainnya. Seperti ketua komisi, badan anggaran, badan musyawarah, badan kehormatan dan badan legislasi. “Semua ini sudah harus dikebut,” katanya.

Baca Juga: Edi Kamtono Bantah Isu Tandem Dengan Salah Satu Cagub Kalbar, Sebut Masyarakat Pontianak Sudah Cerdas Pilih yang Terbaik

Sebab pembahasan APBD 2025 sudah menunggu di depan mata. Untuk urusan penganggaran APBD murni ini harus disusun betul-betul. Karena menyangkut program kerja disemua OPD yang ada di Pemkot Pontianak. Maunya Satar ini sudah harus terbentuk, sehingga di awal bulan nanti, sudah bisa melaksanakan paripurna pembahasan APBD 2025.(iza)

Editor : A'an
#satarudin #DPRD kota pontianak