Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bank Kalbar Raih Peringkat idA dengan Prospek Stabil dari Pefindo

A'an • Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:13 WIB

Gedung Kantor Pusat Bank Kalbar
Gedung Kantor Pusat Bank Kalbar


PONTIANAK - Bank Kalbar kembali mencatatkan pencapaian positif dengan meraih peringkat idA dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini berlaku dari 3 Oktober 2024 hingga 1 Oktober 2025.

Dalam keterangan resminya pada Kamis, 24 Oktober 2024, Pefindo menjelaskan bahwa peringkat idA tersebut mencerminkan kekuatan pasar captive yang dimiliki Bank Kalbar sebagai bank pembangunan daerah, serta didasarkan pada tingkat permodalan yang sangat kuat dan profil likuiditas yang kokoh.

Meski demikian, Pefindo mencatat bahwa peringkat ini memiliki batasan akibat ketatnya persaingan di luar pasar captive dan rasio kredit bermasalah yang tinggi pada segmen kredit produktif.

"Peringkat dapat dinaikkan jika Bank Kalbar secara signifikan memperkuat posisi bisnis dan meningkatkan indikator keuangannya secara berkelanjutan. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika posisi bisnis Bank Kalbar melemah secara substansial," tulis Pefindo keterangan resminya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyatakan bahwa peringkat idA dari Pefindo menunjukkan posisi perusahaan yang semakin kuat di industri perbankan, serta mempertegas status Bank Kalbar sebagai bank yang sehat.

“Pencapaian rating ini merupakan bentuk pengakuan dari institusi pemeringkat terpercaya dan sejalan dengan pertumbuhan kinerja positif Bank Kalbar. Berbagai program kerja nyata telah berhasil membuktikan kinerja keuangan secara keseluruhan,” ujar Rokidi.

Didirikan pada April 1964, Bank Kalbar saat ini dimiliki 49,9 persen oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan 50,1 persen oleh sejumlah pemerintah kabupaten di provinsi ini. Hingga 30 Juni 2024, bank ini beroperasi dengan 1.781 karyawan serta jaringan yang mencakup 23 kantor cabang dan 69 kantor cabang pembantu.

Pefindo merupakan lembaga pemeringkat obligasi yang didirikan di Jakarta pada 13 Agustus 1994. Pefindo merupakan hasil inisiatif Bank Indonesia dan BI serta Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Pefindo melakukan kerjasama dengan perusahaan pemeringkat internasional, seperti Standard & Poor's Rating Services (S&P) dan the Asian Credit Rating Agencies Association (ACRAA) untuk terus mengembangkan metodologi dan kriteria rating. Adapun tugas Pefindo adalah, memberikan peringkat atas risiko kredit yang objektif, independen dan bertanggung jawab. (sti/r)

Editor : A'an
#bank Kalbar #pefindo