Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wilayah Pesisir Kalbar Diminta Waspada Potensi Banjir Rob

Miftahul Khair • Sabtu, 2 November 2024 | 14:52 WIB

 

TERENDAM: Salah satu ruas jalan di Kabupaten Mempawah terendam banjir rob.
TERENDAM: Salah satu ruas jalan di Kabupaten Mempawah terendam banjir rob.

PONTIANAK- Stasiun Meteorologi Kelas IV  Maritim Pontianak-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar mengeluarkan peringatan potensi banjir rob yang bisa melanda wilayah pesisir Kalbar periode 1 hingga 13 November 2024.

Raden Eko Sarjono, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Pontianak menjelaskan bahwa fase bulan baru di bulan November ini berpotensi menyebabkan kondisi pasang maksimum.

"Adanya fenomena Fase Bulan Baru pada tanggal 01 November 2024 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum," jelasnya dalam keterangan resminya.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di wilayah pesisir Kalimantan Barat pada tanggal 04 hingga 10 November 2024 dengan waktu yang berbeda.

Bayu Santoso, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Pontianak mengatakan  bahwa pasang harian diperkirakan berkisar antara 1.6 meter pada  tanggal 05  hingga 10 November 2024 pada pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Sementara untuk wilayah Kendawangan dan sekitarnya pasang harian diperkirakan berkisar antara 1,7 hingga 1,8 meter pada tanggal 04 hingga 07 November 2024 pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

"Potensi banjir pesisir (rob) ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," jelasnya.

Masyarakat diimbau waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang maksimum air laut serta memperhatikan peringatan dini banjir rob dan informasi cuaca Maritim BMKG Kalbar.

Stasiun Meteorologi Kelas 1 Supadio mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Kalbar periode 31 Oktober hingga 6 November 2024.

Ade, Prakirawan BMKG Kalbar-Stasiun Meteorologi Kelas 1 Supadio mengatakan berdasarkan prakiraan angin 3000 kaki, untuk wilayah Kalbar arah angin bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan sekitar 6 hingga 10 knot.

"Kami prakiraan esok hari, (hari ini red) wilayah Kalbar berpotensi hujan instensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau angin kencang berdurasi singkat. Khususnya pada siang, sore hingga malam hari. Sedangkan untuk potensi kebakaran hutan dan lahan berada pada kategori aman," jelasnya Jumat (1/11).

BMKG Kalbar juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung di sebagaian besar Wilayah Kalbar, terutama di Landak, Mempawah dan Kapuas Hulu. (mrd)

Editor : Miftahul Khair
#waspada #pesisir #bmkg #Banjir Rob