PONTIANAK - Teka-teka kursi Pimpinan Definitif (Ketua DPRD) akhirnya terkuak. Aloysius ditunjuk langsung oleh DPP Partai Demokrasi PDI Perjuangan (PDIP) sebagai Ketua DPRD Kalbar periode 2024-2029.
Aloysius menggantikan posisi Paulus Andy Mursalim (PAM) yang sebelumnya PAM menjadi tersangka dan ditahan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pembelian tanah pembangunan kantor pusat salah satu Bank di Kalbar, seluas 7.883 meter persegi di jalan Parit Haji Husin 1, Kecamatan Pontianak Tenggara pada tahun 2015 silam.
Pergantian Ketua DPRD Kalbar sendiri dibacakan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pengumuman Perubahan Usulan Calon Pimpinan DPRD Kalbar dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2024-2029 pada hari Senin(4/11) pagi.
Aloysius sendiri bukan politisi baru di PDI Perjuangan. Dia pernah tercatat sebagai Anggota DPRD Kalbar dari dapil Sanggau-Sekadau. Bahkan pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Sekadau. Sidang paripurna sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalbar sementara, Minsen. "Kami (DPRD Kalbar) baru saja menerima surat DPP PDI Perjuangan tentang pencabutan dan penetapan pimpinan DPRD Kalbar dan menetapkan Pak Aloysius sebagai Ketua DPRD Kalbar menggantikan Paulus Andy Mursalim," kata Minsen dihadapan anggota DPRD Kalbar yang hadir.
Nama Aloysius sendiri bukanlah orang baru di politik Kalbar. Periode sebelumnya, Aloysius adalah anggota DPRD Kalbar dari dapil Sanggau-Sekadau periode 2014-2029. Pernah juga mengemban amanah sebagai mantan Wakil Bupati Sekadau. Jabatan politiknya adalah Ketua DPC PDIP Kabupaten Sekadau. Pengalaman di Parlemen juga tak sedikit. Aloysius pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dua periode pada 2004-2009 dan 2009-2014. Jabatan ketua DPRD Kabupaten Sekadau pernah diembannya.
Kemudian pada Pileg 2014-2019, Aloysius maju sebagai calon Anggota DPRD Kalbar. Periode tersebut berhasil menempatkan Namanya sebagai caleg terpilih. Namun karena tugas partai, dia maju bersama bersama Rupinus di Pilkada Sekadau dan berhasil memang.
Di Pilkada Sekadau tahun 2020, duet Rupinus-Aloysius Kembali maju sebagai petahana. Akan tetapi justru harus kalah dari pasangan Aron-Subandrio yang diusung Partai Demokrat dan Partai NasDem Kalbar. Di Pileg 2024, Aloysius kembali maju sebagai calon Anggota DPRD Kalbar dan berhasil mengamankan satu kursi dengan suara pribadi sebanyak 19 ribu lebih. Sekarang politisi PDIP ini ditunjuk menjadi Ketua DPRD Kalbar 2024-2029.
Aloysius sendiri bakalan berdampingan dengan tiga pimpinan definitif (Wakil Ketua DPRD Kalbar) lainnya setelah disahkan Kemendagri tak lama lagi. Sebab sebelumnya sudah ada DPP Nasdem memutuskan nama Syarifah Hadijah Fitriah sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan pertama. Dari DPP Golkar menunjuk Prabasa Anantatur sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan kedua. Dan terakhir adalah surat dari DPD Gerindra menunjuk Noval Nofiendra Rusman Ali sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar urutan ketiga. (den)
Editor : Miftahul Khair