Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Relawan Midji-Didi Asal Kendawangan Kecam Cara Berpolitik Norsan, Aksi Cegat Mencegat di Jalan Diduga Settingan Semata

A'an • Senin, 4 November 2024 | 21:10 WIB
Koordinator Young Generation #Lanjotagik, Radlial Anwar.
Koordinator Young Generation #Lanjotagik, Radlial Anwar.

PONTIANAK - Koordinator Young Generation #Lanjotagik, Radlial Anwar menanggapi berita di salah satu media cetak yang menyudutkan Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji. Berita dengan tajuk utama berjudul, “Warga Sebut Gubernur Sebelumnya Merampot”, Norsan Bakal Prioritaskan Perbaikan Jalan Pesaguan-Kendawangan” itu, dinilai Anwar, masuk dalam unsur kampanye hitam.

“Itu jelas berita yang tendensius, bagian dari kampanye hitam, sebab gubernur sebelumnya adalah Pak Sutarmidji, dan persoalan jalan itu bukan kesalahan beliau, bukan pula kesalahan pemerintah provinsi (pemprov),” ungkapnya.

"Kami menduga cerita cegat mencegat di jalan itu rekayasa semata, demi untuk menarik simpati warga, karena hal yang sama juga pernah terjadi di ruas jalan Siduk-Sukadana tahun 2022 lalu. Masyarakat yang cerdas, tentu bisa menilai sendiri,” tegasnya.

Anwar yang merupakan bagian dari warga Kendawangan sendiri mengaku masyarakat di sana justru sangat berterima kasih dengan Sutarmidji. Karena baru sejak kepemimpinan Sutarmidji, jalan di daerah tersebut diperhatikan, dan dibangun secara bertahap. “Karena memang ruas jalan provinsi di Ketapang sangat panjang, mencapai 300 kilometer lebih, jadi dibangun secara bertahap, tidak bisa langsung selesai semua. Justru kami bersyukur bahwa hari ini Ketapang betul menjadi prioritas bapak Sutarmidji dalam pembangunan dengan Anggaran (APBN/APBD) terbesar,” paparnya.

Selama lima tahun terakhir kepemimpinan Sutarmidji, dikatakan dia, Kabupaten Ketapang mendapat alokasi pembangunan jalan, dan jembatan terbesar di Kalbar. Total anggaran yang telah dikucurkan dari APBD Kalbar ke Kabupaten Ketapang pada tahun 2019-2024 mencapai 15 persen, dari seluruh anggaran pembangunan jalan, dan jembatan se-Kalbar. Atau secara nominal mencapai Rp305 miliar lebih, dari total sekitar Rp1,9 triliun alokasi untuk seluruh Kalbar. "Jadi bisa dilihat sendiri besarnya perhatian Pak Sutarmidji dengan Kabupaten Ketapang. Masyarakat tentu sudah cerdas, cara-cara berpolitik yang membodohi masyarakat seperti itu, saya yakin sudah tak laku lagi,” pungkasnya.(bar/r)

Editor : A'an
#LanjotAgik #pilkada 2024 #Midji Didi