Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Evaluasi Penggunaan Bus Rapid Transit Buat Pelajar

A'an • Selasa, 5 November 2024 | 08:02 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Yoggy Perdana Putra.
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Yoggy Perdana Putra.

PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Yoggy Perdana Putra mengatakan pengoperasian Bus Rapid Transit buat para pelajar untuk pulang dan pergi menuju sekolah mesti dilakukan evaluasi kembali. Apabila penggunanya semakin tinggi, artinya ke depan pengoperasian bus tersebut boleh ditingkatkan.

“Bus Rapid Transit untuk antar jemput anak sekolah mulai dioperasikan kembali oleh Dishub belum lama ini. Saya rasa, ini merupakan awal yang baik. Dengan berjalannya pengoperasian tersebut, pasti akan ada evaluasi mesti dilakukan,” ujar Yoggy kepada Pontianak Post, Senin (4/11).

Evaluasi tersebut untuk melihat seberapa efektif penggunaan bus tersebut pada para pelajar. Mengingat Kota Pontianak untuk penggunaan kendaraan umum sudah makin ditinggalkan oleh masyarakat. Sebab kebanyakan mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau alternatif lain menggunakan ojol.

Oleh sebab itu perlu ada evaluasi dalam waktu dekat ini. Dia pun ingin mengetahui bagaimana respon pelajar dengan adanya fasilitas bus antar jemput pelajar ini. Lalu jika minat pelajar tinggi untuk menggunakan bus, tepatnya di daerah mana saja.

Bila peningkatan penggunaan bus oleh pelajar tinggi, disarankan dia bisa ditambah jumlah pengoperasian bus tersebut. Kemudian pintanya, sosialisasi penggunaan bus bagi para pelajar ini dapat dilakukan berkelanjutan. “Mungkin saja belum semua siswa tahu ada bus antar jemput yang disediakan oleh Pemkot kepada siswa di Pontianak. Apalagi ini tanpa tarif,” ujarnya.

Dia pun minta, sosialisasi yang dilakukan oleh Dishub dapat kembali dikerjasamakan dengan Diknas. Kemudian Diknas dapat menindaklanjuti informasi tersebut ke semua sekolah-sekolah yang ada.

Kepala sekolah diminta dia juga menyampaikan ini kepada tenaga pendidik. Sehingga para tenaga pendidik bisa memberikan informasi ini kepada para siswa. Setelah informasi ini sampai ke siswa tinggal dikembalikan lagi ke siswa. Apakah ingin menggunakan fasilitas tersebut apa tidak.

Ditambahkan Yoggy, penggunaan kendaraan umum sebenarnya bisa menjadi upaya pemerintah dalam menekan terjadinya kemacetan. Seperti bus, dengan satu kendaraan sekali jalan mereka bisa membawa banyak orang. Pastinya ini mampu menekan terjadinya penggunaan kendaraan yang selama ini justru menjadi penyebab kemacetan. “Saya berharap ke depan jumlah pelajar menggunakan bus semakin banyak,” ungkapnya.(iza)

Editor : A'an
#bus rapid transit #Yoggy Perdana Putra #Dishub