Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dapat Dukungan Bank Kalbar, Kedai Kopi Saring Melawi Hadirkan Cita Rasa Khas Tradisional

A'an • Kamis, 14 November 2024 | 10:16 WIB
RACIK: Pegawai Kedai Kopi Saring Melawi tengah meracik kopi tradisional Melawi.
RACIK: Pegawai Kedai Kopi Saring Melawi tengah meracik kopi tradisional Melawi.

 

NANGA PINOH - Kedai Kopi Saring Melawi meracik kopi hingga menghasilkan cita rasa khas selaras identitas warung kopi tradisional Melawi. Berlokasi di Jalan Provinsi, Km 2, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi Kalimantan Barat ini, kedai kopi ini berawal dari warung kopi tradisional ini, kini berkembang pesat dan menjadi salah satu tempat nongkrong ngopi yang paling disukai.

Ricky David Setiawan, owner Kopi Saring Melawi memulai usahanya secara kecil-kecilan, tanpa bangunan atau ruko megah, hanya di pinggiran jalan saja dan dengan modal secukupnya, dia menawarkan jualan kopi saring. Di pinggiran jalan itu, dia menyediakan beberapa meja dan kursi bagi pengunjungnya untuk menikmati kopi.

Dalam kebingungan untuk mengembangkan usahanya, Ricky didatangi petugas dari Bank Kalbar untuk menjawab kebingungannya. Bank Kalbar menawarkan solusi dengan program kredit usaha rakyat (KUR) agar kedai Kopi Saring bisa semakin besar dan lebih banyak lagi dikunjungi.

"Saya menerima tawaran Bank Kalbar, karena memang terbukti bagus bagi pelaku usaha seperti saya, selain pelayanan dan proses mudah serta cepat, angsuran kreditnya juga ringan," tutur Ricky.

Setelah dana segar mengalir melalui KUR Bank Kalbar, Ricky langsung menyulap tempat usahanya, dari warung kopi pingggiran jalan, kini memiliki bangunan permanen dengan interior menarik di lokasi strategis di ibukota Kabupaten Melawi.

Buka sejak pagi pukul 07.00 hingga tengah malam, Kopi Saring Melawi tetap mempertahankan citarasa khasnya, yaitu kopi zaman dulu dengan tagline #kopikamikopimelawi.

"Kopi saring racikan kita memiliki rasa khas berbeda, karena tetap mengedepankan kopi tradisional. Ini sangat disukai konsumen," kata Ricky.

Dari pagi hingga tengah malam, kafe ini tak pernah sepi pengunjung, apalagi ditemani cemilan serta panganan sesuai selera, pengunjung silih berganti selalu memenuhi Kafe Kopi Saring Melawi. Ia juga mempekerjakan beberapa pegawai yang sebelumnya telah dibekali ilmu meracik kopi khas saring.

Ricky merasa bersyukur didatangi petugas Bank Kalbar dan menginformasikan program-program Bank Kalbar dalam mengatasi persoalan yang dihadapi pelaku usaha.

"Pelayannya bagus. Saya mengapresiasi dan terima kasih dengan Bank Kalbar yang mau melakukan jemput bola mendatangi para pelaku usaha. Karena, dalam kesulitan mengembangkan usaha, masih banyak para pelakunya yang tidak memiliki informasi tentang pinjaman modal usaha, terutama persyaratannya," kata Ricky.

Dia mencontohkan dirinya saja, sebelum didatangi petugas Bank Kalbar di tengah sulitnya memiliki modal usaha, sempat merasa kebingungan. Ternyata setelah mendapatkan penjelasan langsung dari Bank Kalbar, anak muda ini langsung paham dan bersyukur.

"Ternyata tidak sesulit yang kita kira," ucapnya.

Bank Kalbar memang berkomitmen untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan UMKM. Dalam upaya mendukung UMKM, bank milik pemerintah daerah ini aktif mengunjungi para pelaku usaha dan membantu pengembangan usaha mereka.

Penyaluran kredit UMKM Bank Kalbar saat ini telah melampaui dari target pemerintah yang berada di angka 30 persen, sementara Bank Kalbar telah berhasil melebihi target penyaluran kredit UMKM sebesar 36 persen. (sti)

Editor : A'an
#bank Kalbar #Kopi Saring Melawi