Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Survei LSI Denny JA, Elektabilitas Edi-Bahasan Tembus 72-80 Persen

Miftahul Khair • Rabu, 20 November 2024 | 16:42 WIB
Narasumber Ikrama Masloman, bersama moderatornya Anisa Anggistamaya Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merelease hasil survei terbarunya untuk Pilwako Pontianak tahun 2024.
Narasumber Ikrama Masloman, bersama moderatornya Anisa Anggistamaya Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merelease hasil survei terbarunya untuk Pilwako Pontianak tahun 2024.

PONTIANAK - Menjelang pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang, Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merelease hasil survei terbarunya untuk Pilwako Pontianak tahun 2024. Pasangan Edi-Bahasan lebih diunggulkan untuk melanjutkan dua periode pemerintahan, dibandingkan pasangan penantangnya, Mulyadi-Harti Hartidjah. Hal tersebut dibeberkan penelitinya, Ikrama Masloman dari Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, Rabu(20/11) sore dalam sesi jumpa pers di Hotel Harris, Pontianak.

Menurut Ikrama, hasil penelitian tim riset LSI Denny JA dengan pimpinan Adjie Alfaraby, Dewi Cahyani, Fajar Moestar, Yose Alessandro, Wisnu, Andi masnur, dan Indra Thalib membeberkan data survei bahwa saat ini pasangan Edi-Bahasan unggul telak dibandingkan dengan pasangan Mulyadi-Harti Hartidjah. "Saat ini elektabilitas Edi-Bahasan mendapat dukungan dalam rentang 72,8-80,8 persen. Sementara Mulyadi-Harti Hartidjah dukungannya dalam rentang 19,2-27,2 persen," katanya kepada sejumlah jurnalis.

Tampilan angka elektabilitas masing-masing pasangan Calon walikota dan Calon Wakil Walikota dibuat dalam bentuk range elektabilitas. Sebab LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing calon walikota dan calon wakil walikota dengan margin of error survei secara proporsional. Kalkulasi ini dilakukan karena pilkada tinggal 7 hari lagi.

"Diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput," jelasnya.

Proses survei dilakukan pada tanggal 14 sampai 19 November 2024, dengan menggunakan 600 responden. Survei dilakukan di seluruh wilayah di Kota Pontianak, dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 4 persen. Ikrama melanjutkan bahwa survei Pilwako Pontianak dari LSI Denny JA menemukan bahwa ada lima alasan kenapa pasangan Edi-Bahasan dikatakan unggul dibandingkan, penantangnya Mulyadi-Harti Hartidjah menjelang pencoblosan.

Lima alasan tersebut diantaranya, pertama, kepuasaan terhadap kinerja petahana. Dalam hukum besi, pemilu langsung, seorang petahana akan mudah terpilih kembali jika mayoritas masyarakat puas dengan kinerja selama menjabat. Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa 80,4 persen pemilih menyatakan puas dengan kinerja Edi Rusdi Kamtono, sebagai petahana. Hanya 11,8 persen pemilih saja, yang menyatakan tidak puas dengan kinerja Edi Rusdi Kamtono (ERK) sebagai Walikota Pontianak.

Kedua, pasangan Edi-Bahasan memiliki tingkat menginginkan kembali yang hampir mayoritas mutlak sebesar 84,7 persen. Yang menginginkan ERK menjabat kembali dan 79,3 persen dan menginginkan Bahasan menjabat Kembali. Semua pemilih, termasuk pemilih kompetitor tidak resisten terhadap Petahana, karena tingkat tidak menginginkan kembali dibawah 11 persen.

Ketiga, lanjutnya, petahana unggul di semua kategori kemampuan dari personality, pada kategori. Yakin calon tersebut mampu menyelesaikan masalah yang ada, nama calon tersebut paling dikenal, berkepribadian baik dan sesuai untuk menjadi pemimpin. Sering juga memberikan bantuan, keturunan/keluarga dari tokoh politik/agama/Masyarakat; tokoh agama; di semua kategori itu Edi-Bahasan dinilai lebih dari 80 persen.

Alasan keempatnya adalah Edi-Bahasan unggul telak di kantong pemilih Z dan pemilih milenial. Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa Edi-Bahasan unggul telak di pemilih Gen Z dibawah umur 27 tahun, dengan dukungan 73,9 persen. Juga lebih Unggul di pemilih milenial di rentang umur 28 sampai 43 tahun, dengan dukungan sebesar 78,6 persen.

Kelima bahwa pasangan Edi Bahasan telak di kantong pemilih partai. Di semua Partai pengusung, Edi-Bahasan unggul, bahkan terjadi Split Ticket Voting, dimana partai pengusung Mulyadi-Harti Hartidjah, petahana juga unggul di pemilih partai pengusung mereka.

Dari hasil survei tersebut, Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menarik kesimpulan  dengan menghitung margin of error dan asumsi golput terdistribusi proporsional, Edi-Bahasan potensial kuat terpilih dalam Pilwako 2024,  dengan kemenangan selisih 50 persen. Kemudian, pasangan Edi-Bahasan mendapat dukungan dalam rentang 72,8-80,8 persen. Sementara Mulyadi-Harti Hartidjah dukungannya dalam rentang 19.2-27,2 persen.

"Terakhir, Edi-Bahasan menang telak karena kombinasi antara kepuasan publik atas kinerja selama ini, kepribadian Edi-Bahasan yang lebih disukai dibanding Mulyadi-Harti Hartidjah, dan hadirnya pemilih milenial dan pemilih partai yang kuat mendukung Edi-Bahasan," pungkas Ikrama. (den)

Editor : Miftahul Khair
#mulyadi #survei #pilkada 2024 #pilwako Pontianak #edi kamtono