PONTIANAK - Sebanyak 21 dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) se-Indonesia terpilih untuk mengikuti Program Non Degree Peningkatan Kompetensi Dosen Vokasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (KLSD) Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, termin 2.
Program ini berlangsung dalam bentuk short course selama dua minggu di Longo Faculty of Business, Humber College, Kanada, yang dimulai pada 26 November hingga 6 Desember 2024.
Para peserta berasal dari sejumlah Politeknik Negeri di Indonesia, antara lain Politeknik Negeri Pontianak, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Pos Indonesia, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Negeri Indramayu, Politeknik Siber Cerdika Internasional, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Negeri Bandung, dan Politeknik Negeri Batam.
Program yang mengusung tema Mobile Development (Digital Marketing) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dosen vokasi dalam bidang pengembangan aplikasi mobile dan pemasaran digital.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tentang pengembangan aplikasi mobile, perangkat dan platform, strategi pemasaran digital," ungkap salah satu peserta, Nurul Fadillah dari Politeknik Negeri Pontianak.
Pelatihan juga ini mencakup pembuatan aplikasi mobile menggunakan platform seperti Android dan iOS, serta penerapan teknik pemasaran digital seperti SEO, media sosial, dan kampanye iklan online.
Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang analisis data dan penerapan tren teknologi terbaru untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital. Program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia industri teknologi dan pemasaran, serta memperkuat kemampuan dosen dalam mengajar materi-materi terkait pengembangan digital.
"Harapan ke depannya, semoga kegiatan ini terus berlanjut dan akan tetap terjalin kerjasama dengan pihak institusi baik nasional maupun internasional," harap Nurul.
Editor : Miftahul Khair